Minggu, 01 November 2026
11:54 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Buyeo Gyogi

Bagikan:
Buyeo Gyogi
Hangul
부여교기
Hanja
扶餘翹岐
Alih AksaraBuyeo Tae
McCune–ReischauerPuyŏ Tae

Buyeo Gyogi (扶餘翹岐, ? – 677) adalah pangeran dari Baekje, salah satu dari Tiga Kerajaan Korea. Ia merupakan putra kedua dari raja ke-30, Mu dari Baekje dan saudara tiri dari raja ke-31, Uija dari Baekje.

Pada tahun 642 dia diasingkan bersama ibu dan saudara perempuannya dan 40 bangsawan ke kepulauan Jepang. Ini adalah upaya raja baru dan saudara tirinya, Uija, untuk mendapatkan kembali kekuasaan dari aristokrasi tetapi malah menyebabkan lebih banyak kebencian dan ketidakstabilan politik. Apa yang terjadi pada Gyogi di Jepang sebagian besar tidak diketahui.[1]

Banyak anggota keluarganya yang lain menetap di Jepang serta keponakannya, Zenkō (善光 or 禅広),yang menetap di Jepang dan diberi nama keluarga Kudara no Konikishi (百濟王; raja Baekje) oleh Kaisar Jepang.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Samguk Sagi (dalam bahasa Korean). Diarsipkan dari asli tanggal 2007-09-27. 王子扶餘豊 嘗質於倭國者 立之爲王{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan