Senin, 02 November 2026
21:28 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Buyeo Yung

Bagikan:
Dalam nama Korean ini, nama keluarganya adalah Buyeo.
Buyeo Yung
Hangul
부여융
Hanja
扶餘隆
Alih AksaraBuyeo Yung
McCune–ReischauerPuyŏ Yung

Buyeo Yung (615–682) adalah putra tertua dari Raja Uija, raja erakhir Baekje. Ia diangkat menjadi putra mahkota pada tahun 644, dan akan menjadi penguasa kerajaan ke-32. Ia dikenal sebagai nenek moyang Klan Buyeo Seo (부여 서씨/扶餘徐氏) di mana ia mengganti marganya menjadi Seo.

Setelah ayahnya digulingkan oleh aliansi Silla dan Dinasti Tang Tiongkok pada tahun 660, Buyeo Yung dikirim ke pengasingan di ibu kota Tang Luoyang, bersama ayahnya. Setelah kekalahan gerakan restorasi Baekje yang dipimpin oleh Boksin dan Dochim pada Pertempuran Baekgang, yang bertujuan untuk menempatkan saudara laki-laki Yung Buyeo Pung di atas takhta, Tang merasa perlunya seorang penguasa yang bisa menenangkan daerah Baekje. Mulai tahun 664, Buyeo Yung menjabat sebentar sebagai gubernur Komando Ungjin (Hangul:웅진도독부 Hanja:熊津都督府) yang didirikan Tang untuk mengawasi bekas wilayah Baekje.

Setelah Silla mengusir pasukan Tang dari semenanjung Korea pada tahun 676, Buyeo Yung kembali ke Luoyang, tempat ia menghabiskan sisa hidupnya.

Kebudayaan populer

Lihat pula

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan