Kamis, 22 Oktober 2026
15:36 WIB
TERKINI
Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal

Buyeo Pung

Pangeran Baekje

Bagikan:

Buyeo Pung, dikenal sebagai Fuyo Hōshō (扶余豊璋) di Jepang, merupakan salah satu putra Raja Uija dari Baekje. Ketika Baekje, salah satu dari Tiga Kerajaan Korea, jatuh ketangan persekutuan Silla dan Dinasti Tang pada tahun 660, ia berada di negara Wa Jepang untuk memastikan persekutuan antara Jepang dan Baekje. Namun, terdapat banyak perdebatan mengenai hal ini.[1] "Buyeo" adalah nama keluarga pemimpin Baekje.

Buyeo Pung
Hangul
부여풍
Hanja
扶餘豊
Alih AksaraBuyeo Pung
McCune–ReischauerPuyŏ P'ung

Ia kembali dengan pasukan Jepang dan dalam Yamato jenderal Abe no Hirafu untuk memulihkan kembali negara tersebut. Pasukan pemulihan kembali Jenderal Boksin dari Baekje memberinya gelar Raja Pungjang (풍장왕). Ia menggabungkan kekuatan dengan sisa-sisa Baekje yang dipimpin oleh Jenderal Boksin. Pada tahun 663, tetapi, pertahanan Baekje dan Jepang kalah di dalam Perang Baekgang dengan pasukan Tang dan Silla, dan Baekje roboh. Pangeran melarikan diri ke negara tetangga, Goguryeo. Ketika Goguryeo roboh, ia ditangkap oleh pasukan Tang dan dibuang kepengasingan ke daerah Cina di bagian selatan. Kehidupannya kemudian tidak diketahui.

Adik lelakinya Zenkō (善光 or 禅広) melayani Jepang dan diberikan nama keluarga Kudara no Konikishi (百濟王; raja Baekje) oleh kaisar Jepang.

Lihat pula

Catatan

  1. ↑ Samguk Sagi (dalam bahasa Korean). 王子扶餘豊 嘗質於倭國者 立之爲王{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan