Jumat, 23 Oktober 2026
22:58 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada

Butet (lagu)

salah satu lagu daerah asal Sumatera Utara

Bagikan:

Butet adalah lagu Batak bertema perjuangan yang diciptakan oleh komponis Siddik Sitompul. Arti dari kata "butet" adalah anak perempuan. Lagu ini menceritakan tentang seorang ayah yang rindu berpesan kepada anak perempuannya ketika sang ayah sedang mengikuti perang gerilya.[1][2][3]

Lagu Butet berasal dari daerah Toba Samosir, salah satu kabupaten di provinsi Sumatera Utara.[4] Daerah ini merupakan salah satu pusat budaya dan sejarah bangsa Batak. Daerah ini juga memiliki banyak keindahan alam, seperti Danau Toba, Pulau Samosir, Air Terjun Sipiso-piso, dan lain-lain.

Lirik

Bahasa Batak[5]

Butet, di pangungsian do amangmu ale butet

Da margurilla da mardarurat ale butet

Da margurilla da mardarurat ale butet

Butet, sotung ngolngolan ro hamuna ale butet

Paima tona manang surat ale butet

Paima tona manang surat ale butet

I doge doge doge i dogei doge doge

I doge doge doge i dogei doge doge

Butet, sotung sumolsol roha muna ale butet

Musunta i ikkon saut do talu ale butet

Musunta i ikkon saut do talu ale butet

Butet, haru patibu ma magodang ale butet

Asa adong da palang merah ale butet

Da palang merah ni negara ale butet

I doge doge doge i dogei doge doge

I doge doge doge i dogei doge doge

I doge doge doge i dogei doge doge

I doge doge doge i dogei doge doge

I doge doge doge i dogei doge doge

I doge doge doge i dogei doge doge

Bahasa Indonesia

Butet, di pengungsiannya ayahmu, oh butet

Mengikuti perang gerilya, oh butet

Mengikuti perang gerilya, oh butet

Butet, jangan sampai sedih ketika kalian datang, oh butet

Menunggu pesan atau surat, oh butet

Menunggu pesan atau surat, oh butet

I doge doge doge i dogei doge doge

I doge doge doge i dogei doge doge

Butet, jangan menyesal hatimu oh butet

musuh kita harus kalah oh butet

musuh kita harus kalah oh butet

Butet, cepatlah besar, oh butet

Agar ada yang menjadi Palang Merah, oh butet

Palang Merah untuk Negara, oh butet

I doge doge doge i dogei doge doge

I doge doge doge i dogei doge doge

I doge doge doge i dogei doge doge

I doge doge doge i dogei doge doge

I doge doge doge i dogei doge doge

I doge doge doge i dogei doge doge

Catatan: kalimat "I doge doge doge i dogei doge doge" adalah wujud pernyataan keheranan sang ayah

Referensi

  1. ↑ Simbolon, Radja P. (2021-11-14). "Monumen 'Sing Sing So' untuk Komponis Batak S.Dis Sitompul". TOPMETRO NEWS. Diakses tanggal 2022-06-07.
  2. ↑ SWARA, PUSPA; Pusindo, Tim Media (2016-09-01). KUMPULAN TERLENGKAP LAGU DAERAH. Puspa Swara. hlm. 45–46. ISBN 978-602-8922-78-4.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ M.Pd, Dr Sopan Adrianto, SE (2020-01-13). Indonesia Pusaka. Elex Media Komputindo. hlm. 108–109. ISBN 978-623-00-1079-8.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Ari (2024-02-10). "Chord Lagu Butet, Lirik, Arti, Asal, Pencipta dan Tempo". Chordbatak.id. Diakses tanggal 2024-02-15.
  5. ↑ "Lirik Lagu Daerah dari Sumatera Utara | Lagu Daerah dan Lirik Lagu Daerah 34 Provinsi di Indonesia Terlengkap". www.lagu-daerah.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-06-14. Diakses tanggal 2017-06-23.
Ikon rintisan

Artikel bertopik lagu, musik, atau alat musik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan