Senin, 19 Oktober 2026
16:16 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Pegar

Pegar

Bagikan:
Pegar
250px-Pheasant.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Burung Pegar jantan
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Galliformes
Famili: Phasianidae
Horsfield, 1821
Subfamili: Phasianinae
Horsfield, 1821
Genus

Afropavo
Argusianus
Catreus
Chrysolophus
Crossoptilon
Gallus
Ithaginis
Lophophorus
Lophura
Pavo
Phasianus
Polyplectron
Pucrasia
Rheinardia
Syrmaticus
Tragopan

Artikel takson sembarang

Burung Pegar atau Ayam Pegar adalah nama umum dari anggota subfamili Phasianinae dalam famili Phasianidae pada ordo Galliformes, yang mencakup burung-burung jenis Kuau dan lain kerabatnya. Mereka dicirikan dengan sifat dimorfisme seksual yang menonjol, warna spesies jantan lebih cerah dan kaya warna serta memiliki ekor yang lebih besar dan panjang. Ukuran tubuh jantan umumnya lebih besar daripada betina. Jantan tidak memiliki peran dalam membesarkan Burung Pegar muda. Burung Pegar umumnya memakan biji-bijian dan beberapa memakan serangga.

Terdapat 35 spesies pegar dari 11 genera. Yang paling diketahui secara umum tersebar di seluruh dunia melalui introduksi. Beberapa spesies sangat populer sebagai hewan peliharaan, misalnya Pegar Emas.

Spesies

Referensi

  • Beebe, William. 1918-22. A Monograph of the Pheasants. 1st edition in 4 volumes: H. F. Witherby, London. Reprint: 1990, Dover Publications.
  • Madge and McGowan, Pheasants, Partridges and Grouse
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan