Jumat, 30 Oktober 2026
05:04 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Burung-burung

Burung-burung

Bagikan:
The Birds
250px-Rider_BM_B1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penunggang kuda dan burung-burung, kalyx Lakonia, 540 SM.
PenulisAristofanes
ChorusBurung-burung
Tokoh
  • Pisthetaerus < br />
  • Euelpides
  • Burung-burung
LatarAlam liar di dekat sarang Hoopoe

Burung-burung (bahasa Yunani kuno: Ὄρνιθες Ornithes) adalah drama komedi Yunani kuno yang ditulis oleh Aristofanes. Drama ini dipentaskan pada tahun 414 SM di Kota Dionysia dan meraih juara kedua. Drama ini dipuji oleh kritikus modern,[1] terutama karena mimikri burungnya serta karena keriangan lagu-lagunya.[2] Dalam drama ini, sedikit disebutkan mengenai politik Athena dan merupakan drama Aristofanes terpanjang yang masih tersisa.

Catatan kaki

  1. ↑ Aristophanes: The Birds and Other Plays D.Barrett and A.Sommerstein, Penguin Classics 1978, hlm 149
  2. ↑ Greek Drama Peter Levi in 'The Oxford History of the Classical World' J.Boardman, J.Griffin and O.Murray (eds), Oxford University Press 1986, hlm 178
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan