Minggu, 01 November 2026
08:56 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Burchard II dari Swabia

Burchard II dari Swabia

Bagikan:
250px-Alamannien_Hochburgund_ca_1000.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta Swabia pada abad ke-10

Burchard II (883/884 – 29 April 926) merupakan seorang adipati Hunfriding di Swabia (dari tahun 917) dan Pangeran Raetia. Ia adalah putra Burchard I dan Liutgard dari Sachsen.

Burchard ikut ambil bagian pada awal perang di Swabia. Keluarganya berasal dari Franken, ia mendirikan biara Santa Margarethen di Waldkirch untuk meningkatkan pengaruh keluarganya ke Rheinland. Setelah ayahandanya ditawan dan dieksekusi karena memberontak pada tahun 911, ia dan istrinya, Regelinda, putri Comte Eberhard I dari Zürich, pergi ke Italia: kemungkinan disingkirkan oleh Erchanger atau dengan suka rela mengasingkan diri mereka sendiri ke keluarga mereka di Alpen. Pada sekitar tahun 913, Burchard kembali dari pengasingan dan mengambil alih kendali wilayah ayahandanya. Pada tahun 915, ia bergabung dengan Erchanger dan Arnulf I dari Bayern, berperang melawan Hungaria. Kemudian Burchard dan Erchanger berbalik pada Raja Konrad I dan di medan Perang Wahlwies di Hegau, mengalahkannya. Erchanger diumumkan sebagai adipati.

Setelah Erchanger tewas terbunuh pada tanggal 21 Januari 917, Burchard merampas seluruh wilayahnya dan ia menjadi terkenal di seluruh penjuru sebagai adipati. Pada tahun 919, Raja Rodolphe II dari Bourgogne merampas Zürich dan menyerbu daerah Konstanz, yang kemudian menjadi pusat dan ibu kota keadipatian Swabia. Namun di Winterthur, Rodolphe dikalahkan oleh Burchard, yang menggabungkan wilayah adipati itu dan memaksa raja dengan menuntut wilayahnya sendiri. Pada tahun yang sama, ia mengakui Raja Jerman yang baru saja terpilih, Heinrich I dari Sachsen, Adipati Sachsen. Heinrich sebagai gantinya memberi Burchard hak atas pajak dan pentahbisan uskup agung dan kepala biara di wilayah adipatinya.

Pada tahun 922, Burchard menikahkan putrinya Bertha dengan Rodolphe dan menguatkan perdamaian selama 3 tahun. Burchard kemudian menemani Rodolphe ke Italia ketika ia ditunjuk sebagai Raja oleh para penentang Kaisar Berengar I. Pada tahun 924, kaisar wafat dan Hugues dari Italia ditunjuk oleh para partisannya untuk menentang Rodolphe. Burchard menyerang Novara, dibantu oleh pasukan Lamberto dari Milan. Disana ia tewas terbunuh, mungkin pada tanggal 29 April. Jandanya, Regelinda (meninggal tahun 958), menikah lagi dengan pewaris Burchard, Herman I.

Mereka memiliki lima orang anak:

Didahului oleh:
Erchanger
Adipati Swabia
917–926
Diteruskan oleh:
Hermann I
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan