Rabu, 28 Oktober 2026
15:14 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Bunyaviridae

Bunyaviridae

Bagikan:
Bunyaviricetes
250px-Viruses-08-00106-g001.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Virion dan siklus replikasi Virus demam berdarah Krimea-Kongo (CCHFV)
Klasifikasi virus Sunting klasifikasi ini
(tanpa takson): Virus
Dunia: Riboviria
Kerajaan: Orthornavirae
Filum: Negarnaviricota
Subfilum: Polyploviricotina
Kelas: Bunyaviricetes
Subtakson
250px-Sin_Nombre_hanta_virus_TEM_PHIL_1136_lores.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hantavirus

Bunyaviridae adalah keluarga virus yang menyerang mamalia dan burung, serta arthropoda.[1] Bunyaviridae memiliki ciri virion yang berbentuk sferis dengan diameter 90-100 nm, dan membentuk selubung lipid yang tebuat dari glikoprotein.[1] Virus ini memiliki tiga buah nukleokapsid berbentuk heliks.[1] Genom tersusun dari RNA utas tunggal yang memiliki tiga segmen berukuran besar, sedang, dan kecil.[1]

Berdasarkan karakteristik genom, antigen nukleokapsid, dan cara transmisi, Bunyaviridae dibagi menjadi beberapa genus, yaitu Bunyavirus yang banyak menginfeksi nyamuk, Phlebovirus yang menyerang tungau, Hantavirus (Virus Hanta) yang menyerang arthopoda dan hewan pengerat, dan Nairovirus yang menyebabkan penyakit hemorrhagic.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 (Inggris) White DO, Fenner FJ. 1994. Medical virology. California: Academic Press. ISBN 978-0-12-746642-2.
  2. ↑ (Inggris) Maramorosch K, et al. 1991. Advances in Virus Research, Jilid 40. California: Academic Press. ISBN 0-12-039840-0.


Ikon rintisan

Artikel bertopik virus ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan