Minggu, 04 Oktober 2026
01:26 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Bunga merah

Bunga merah

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks yang sudah ada. (April 2025) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Bunga merah
250px-Verbenaceae_-_Clerodendrum_speciosissimum.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Clerodendrum speciosissimum di Botanicka Zahrada Praha
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Asteridae
Ordo: Lamiales
Famili: Lamiaceae
Genus: Clerodendrum
Spesies:
C. speciosissimum
Nama binomial
Clerodendrum speciosissimum
Drapiez

Bunga merah (Clerodendrum speciosissimum; bahasa Muna: kemena-mena; bahasa Inggris: java glory bower) adalah tumbuhan semak berkayu (shrub/tree) dan termasuk ke dalam keluarga Lamiaceae.[1] Tumbuhan ini dapat tumbuh hingga 4 meter.[2] Tumbuhan ini berasal dari Indonesia bagian timur dan didistribusikan ke Amerika Latin, Afrika, Florida.[3] Salah satu tempat persebarannya ada di Kawasan Hutan Cagar Alam Napabalano, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara.[4]

Tumbuhan ini merupakan tumbuhan endemik yang sukar ditemukan pengembangannya untuk keperluan kesehatan (pengobatan), namun masyarakat setempat menggunakannya untuk pengobatan tradisional. Sari air dari bunga dan daun bunga merah digunakan oleh masyarakat lokal untuk menyembuhkan panas dalam dan cacar dengan cara diminum.

Referensi

  1. ↑ "Clerodendrum speciosissimum (Java glory bower)". www.cabi.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-09-26.
  2. ↑ "Clerodendrum Speciosissimum Care: Growing Java Glory Bower". Plant Care Today (dalam bahasa American English). 2020-08-21. Diakses tanggal 2021-09-26.
  3. ↑ "Clerodendrum speciosissimum Van Geert ex Drapiez | Plants of the World Online | Kew Science". Plants of the World Online (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-09-26.
  4. ↑ Flamin, A (2015). "Identifikasi Flora yang Berpotensi Sebagai Tanaman Obat di Kawasan Hutan Cagar Alam Napabalano Kabupaten Muna". Jurnal Ecogreen. 1 (1): 37–42.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan