Senin, 26 Oktober 2026
23:46 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Bulla Emas 1242

Bulla Emas 1242

Bagikan:
Bulla Emas 1242
250px-Zlatna_bula_Bele_IV.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dibuat16 November 1242
LokasiArsip Negara Zagreb
PenulisBéla IV
TujuanBéla IV menyatakan Gradec sebagai kota kerajaan bebas

Bulla Emas 1242 adalah sebuah bulla emas atau maklumat yang dikeluarkan oleh Raja Béla IV dari Hungaria untuk warga Gradec (kini bagian dari kota Zagreb, ibu kota Kroasia) pada masa invasi Mongol ke Eropa. Dengan dikeluarkannya bulla emas ini, Raja Béla IV menyatakan Gradec sebagai kota kerajaan bebas.[1] Kota ini akan dipimpin oleh seorang "hakim kota" (bahasa Kroasia:gradski sudac, bahasa Latin:iudex) yang dipilih setiap tahun oleh warga dan berperan seperti wali kota. Selain itu, delapan anggota juri (bahasa Latin:jurati) dan dua puluh anggota dewan kota dipilih setiap tahun pada tanggal 3 Februari pada hari perayaan Santo Blasius.[2] Gradec tetap dipimpin oleh iudex hingga 1850 ketika Gradec, Kaptol dan kotapraja-kotapraja lainnya disatukan dengan kota Zagreb.[3]

Dokumen ini dikeluarkan pada tanggal 16 November 1242 di Virovitica dan ditegaskan kembali pada tahun 1266.[4] Naskah aslinya ditulis di dalam sebuah perkamen berukuran 57 x 46 sentimeter (22 x 18 in) dan kini disimpan di Arsip Negara Kroasia di Zagreb, sementara salinannya dipamerkan di Museum Kota Zagreb.[5]

Bulla ini menguntungkan warga Gradec. Bulla ini menyatakan bahwa kota ini hanya tunduk secara langsung kepada raja, bukan kepada bangsawan pemegang gelar tertentu. Dengan dikeluarkannya bulla ini, Gradec juga tidak lagi masuk ke dalam yurisdiksi Keuskupan Zagreb yang memungut pajak tanah, dan sebelumnya pada abad pertengahan sering terjadi konflik antara warga Gradec dengan keuskupan.[2][6] Warga Gradec juga mendapatkan hak untuk berpindah, hak menggunakan harta benda mereka,[7] dan hak untuk menulis wasiat mereka sendiri. Selain itu, mereka tidak harus membayar cukai jalan dan jembatan di Kerajaan Kroasia-Hungaria.[4] Sebagai gantinya, mereka harus mendirikan perbentengan di sekitar Gradec dengan biaya mereka sendiri, dan mereka melakukan hal tersebut pada tahun 1266.[3] Mereka juga harus memberikan kepada raja "12 lembu, 1000 roti, dan 4 tong wine"[8] apabila raja datang berkunjung, dan sepuluh pasukan apabila terjadi perang. Kewajiban untuk mengirimkan pasukan dicabut oleh raja pada tahun 1266.

Tujuan dikeluarkannya bulla emas ini adalah untuk mendorong pembangunan benteng-benteng kota,[7] karena sebelumnya bangsa Mongol telah menyerbu wilayah Hungaria dan Hungaria mengalami kekalahan besar dalam Pertempuran Mohi pada April 1241.

Catatan kaki

  1. ↑ "750th anniversary of the Golden Bull granted by Bela IV". Croatian Post. Diarsipkan dari asli tanggal 4 Maret 2016. Diakses tanggal 18 Februari 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 Škreblin 2014, hlm. 25–26. sfn error: tanpa target: CITEREFŠkreblin2014 (bantuan)
  3. 1 2 Šašić 1998. sfn error: tanpa target: CITEREFŠašić1998 (bantuan)
  4. 1 2 "Zlatna bula Bele IV". Croatian Encyclopedia (dalam bahasa Kroasia). Miroslav Krleža Institute of Lexicography. Diakses tanggal 13 Juni 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Zlatna bula – povijesni dokument Zagreba". hupzagreb.com (dalam bahasa Kroasia). 29 September 2014. Diakses tanggal 13 Juni 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Milčec, Zvonimir. "Krvavi Most". Zagreb.hr (dalam bahasa Kroasia). City of Zagreb. Diakses tanggal 13 Juni 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. 1 2 Škreblin 2014, hlm. 27. sfn error: tanpa target: CITEREFŠkreblin2014 (bantuan)
  8. ↑ "Zlatna bula Bele IV". Croatian Encyclopedia (dalam bahasa Kroasia). Miroslav Krleža Institute of Lexicography. Diakses tanggal 13 Juni 2017. U slučaju kraljeva posjeta Gradecu, građani su trebali za njegov i objed njegove pratnje osigurati »12 volova, 1000 kruhova i 4 bačve vina«...{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan