Rabu, 30 September 2026
00:48 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Bukit Bendera

Bukit Bendera

bukit di Malaysia

Bagikan:
Penang Hill

Penang Hill (Inggeris)
升旗山 (Cina)
கொடி மலை/ புக்கிட் பெண்டேரா (Tamil)

330px-Penang_Hill_%288331273737%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tempat wisata di puncak, Kuil Hindu Bukit Bendera
Titik tertinggi
Ketinggian833 m (2.733 ft)
Puncak735 m (2.411 ft)
Koordinat5°25′28″N 100°16′08.1″E / 5.42444°N 100.268917°E / 5.42444; 100.268917
Geografi
Penang Hill di George Town, Penang
Penang Hill
Penang Hill
Lokasi dalam   George Town di   Penang
LetakPenang Island
NegaraMalaysia
Negara bagianPenang
Kota20px-Seal_of_George_Town.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail George Town
Pendakian
Rute termudahPenang Hill Railway
250px-Penang_Hill_Bukit_Bendera.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemandangan Bukit Bendera

Bukit Bendera (Inggris: Penang Hill; Bahasa Tamil: கொடி மலை) adalah sebuah resor perbukitan yang terdiri atas sejumlah puncak di dekat pusat Pulau Pinang, Malaysia. Lokasinya berada sekitar 9 km (5,6 mi) di sebelah barat pusat George Town. Salah satu puncaknya dikenal sebagai Bukit Stroberi, karena merupakan tempat penghasil stroberi. Bukit ini juga merupakan nama rumah milik Francis Light, pendiri koloni Penang.

Sejumlah bukit membentuk kawasan Bukit Bendera, dengan titik tertinggi adalah Western Hill yang berada pada ketinggian 833 m (2.733 ft) di atas permukaan laut. Bukit Bendera merupakan kawasan berbukit dan berhutan yang menonjol dibandingkan dataran rendah Malaysia karena ketinggian dan vegetasinya. Kawasan ini digunakan sebagai tempat peristirahatan pada masa kolonial Britania dan kini menjadi tujuan wisata populer karena nilai sejarah dan warisannya. Secara umum, bukit ini bersuhu 5 derajat Celsius lebih dingin dari garis laut. Dari puncak, para pelancong bisa melihat pemandangan menakjubkan ke bawah seluruh pulau bahkan juga ke tanah utama di seberang laut. Terdapat taman, restoran, penginapan, pondok bergaya tua, kuil Hindu, serta Masjid Muslim di puncaknya. Puncak Bukit Bendera dapat dicapai melalui Trem Bukit Bendera dari stasiun trem di Stasiun Bukit Bendera. Hingga kini, sistem kereta funikular ini merupakan satu-satunya di Malaysia, yang mengangkut lebih dari satu juta pengunjung ke puncak Bukit Bendera hingga2014[update].[1]

Penang Hill merupakan bagian dari Cagar Biosfer Bukit Bendera, yang diakui oleh UNESCO sebagai Cagar Biosfer ketiga di Malaysia yang tercatat dalam World Network of Biosphere Reserves (WNBR).[2]

Sejarah

Pemandangan dari Penang Hill
250px-Penang_Museum_historical_painting_448.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemandangan ke arah tenggara menuju Gelugor dan Pulau Jerejak pada tahun 1817
250px-Penang_Hill_funicular_railway.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kereta funikular Doppelmayr Garaventa 100-FUL yang sedang naik ke Penang Hill, dengan latar belakang Farlim, Gelugor, dan Pulau Jerejak

Kapten Francis Light, pendiri koloni di Penang, pertama kali membuat jalur kuda dari air terjun Kebun Raya Penang menuju puncak bukit pada tahun 1788.[3] Ia membuka sebuah area untuk menanam stroberi, sehingga kawasan tersebut kemudian dikenal dengan nama Bukit Stroberi.[4]

Nama resmi Bukit Bendera merujuk pada tiang bendera di luar "Bel Retiro", kediaman Gubernur Penang yang dibangun oleh Francis Light sekitar tahun 1789.[3][5] Namun, kawasan ini secara luas dikenal sebagai Penang Hill, yang pada kenyataannya merupakan istilah kolektif untuk sejumlah bukit. Nama lain seperti Bukit Bendera dan Bukit Stroberi masih digunakan untuk menyebut puncak-puncak tertentu di kawasan tersebut.[6] Bukit ini menjadi tempat peristirahatan yang sejuk bagi para kolonialis Britania dari panasnya dataran rendah serta ancaman malaria, dan banyak bungalo dibangun di puncak Penang Hill untuk para pegawai pemerintah dan pejabat militer. Sebuah bungalo pemulihan didirikan pada tahun 1803.[7][8]

Salah satu bangunan paling awal di bukit ini adalah sebuah rumah yang dibangun oleh David Brown di atas tanah pemberian Francis Light. Namun, sejarawan Australia Marcus Langdon berpendapat bahwa rumah tersebut sebenarnya dibangun oleh William Edward Phillips, yang juga merupakan pemilik Suffolk House, dan bukan oleh David Brown.[9] Rumah tersebut kemudian terbakar dan dibangun kembali pada abad ke-19, yang kemudian digunakan sebagai restoran sejak 2012.[8] Kantor pos pertama dibuka pada 1894, dan sebuah hotel bernama Crag Hotel yang dimiliki oleh Sarkies Brothers didirikan pada 1895 namun dijual pada 1920-an; hotel ini beroperasi hingga ditutup selama Perang Dunia II. Bangunan tersebut kemudian menjadi sekolah asrama The International School of Penang (Uplands) dari 1955 hingga 1977.[3] Kantor polisi pertama dibangun pada 1929, dan bangunan tersebut masih berdiri di lokasi yang sama hingga kini.

Pada masa awal, satu-satunya cara menuju puncak bukit adalah dengan berjalan kaki, menunggang kuda, atau dibawa menggunakan kursi tandu. Upaya pertama membangun jalur kereta pegunungan di Penang Hill dimulai pada 1897, tetapi tidak berhasil; jalur tersebut dibangun antara 1901 dan 1905 tetapi mengalami masalah teknis.[4][10] Pemerintah Selat kemudian menyelenggarakan proyek baru untuk membangun Kereta Funikular Bukit Bendera dengan biaya 1,5 juta dolar Selat. Jalur kereta ini pertama kali dibuka untuk umum pada 21 Oktober 1923 dan secara resmi diresmikan pada 1 Januari 1924. Kereta funikular tersebut mendorong peningkatan pesat pembangunan kawasan hunian, karena menjadi lokasi pembangunan vila liburan dan bungalo oleh orang Eropa maupun towkay Tionghoa kaya.[7] Hal ini juga menjadikan kawasan tersebut berkembang sebagai salah satu tujuan wisata utama di Penang. Hingga 2012, jumlah pengunjungnya mencapai lebih dari satu juta orang per tahun.[11]

Sebuah renovasi besar di Bukit Bendera dimulai pada 2010. Jalur kereta diperbarui sehingga memungkinkan akses lebih cepat ke puncak bukit, serta dibangun fasilitas untuk pengunjung, jalur pejalan kaki, dan dek pandang.[12]

Wakil Rakyat

Keputusan pemilu Malaysia 2004 seperti berikut ;

  1. ↑ Matthew Tan Kiak Hin (Desember 2015). "To the summit, anyone?". Penang Monthly. Diarsipkan dari asli tanggal 29 November 2016. Diakses tanggal 25 Maret 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Penang Hill Biosphere Reserve, Pulau Pinang – UNESCO". Diarsipkan dari asli tanggal 30 November 2024. Diakses tanggal 3 Januari 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 3 Jin Seng Cheah (26 Februari 2013). Penang 500 Early Postcards. Editions Didier Millet. ISBN 978-9671061718.
  4. 1 2 Joe Bindloss, Celeste Brash (2008). Kuala Lumpur, Melaka & Penang. Lonely Planet Publications. hlm. 202. ISBN 978-1741044850.
  5. ↑ "Penang Hill".
  6. ↑ "Welcome to Penang Hill". Diarsipkan dari asli tanggal 19 Februari 2017.
  7. 1 2 Julia De Bierre (2006). Penang: Through Gilded Doors. Areca Books. hlm. 130. ISBN 978-9834283421.
  8. 1 2 Frances Wilks (21 Desember 2012). "Penang's Hill Station". Expat Go.
  9. ↑ "The light of his life Francis Light's contributions are fondly remembered but not those of his wife". Star Online. Article quotes Clodd (1948) and historians Ooi Kee Beng and Marcus Langdon. 6 April 2013. Diakses tanggal 27 Oktober 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Lain-lain (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ "About us: Corporate Info". Diarsipkan dari asli tanggal 22 April 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ "Bukit Bendera visitors doubled last year". Astro Awani. 8 Januari 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 2 September 2017. Diakses tanggal 21 November 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ Matthew Tan Kiak Hin. "One heck of a hill". Penang Monthly.[pranala nonaktif]
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan