Minggu, 18 Oktober 2026
22:35 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Bukit Klangon

Bukit Klangon

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Desember 2018)
250px-Bukit_Klangon.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Bukit Klangon yang terletak di Desa Glagaharjo, Cangkringan, Sleman merupakan salah satu destinasi wisata lereng Merapi yang banyak dikunjungi wisatawan terutama anak muda. Bukit ini menjadi spot foto yang sangat instagramable. Bukit Klangon atau masyarakat menyebutnya Bukit Glagaharjo menyajikan pemandangan yang sangat memesona dengan latar belakang kegagahan Gunung Merapi dan alam asri sekitarnya. Di Bukit Klangon terdapat Gardu Pandang Rotary setinggi 5 meter terbuat dari kayu yang membuat wisatawan lebih dekat dengan Gunung Merapi. Bukit Klangon telah mendapat sumbangan dari Riotary Internasional untuk mengembangkan desa wisata minat khusus. Selain menjadi spot untuk berfoto Bukit Klangon juga menjadi area lintasan downhill. Trek downhill di sini menjadi satu-satunya lintasan terbaik di Yogyakarta. Trek downhill di Bukit ini sering menjadi area kejuaraan Pembalap Sepeda Gunung (MTB) baik tingkat regional maupun nasional.[1][2] Tak hanya itu, terdapat pula area berkemah yang landai di area Bukit Klangon. Bukit Klangon sudah dilengkapi dengan beberapa fasilitas, seperti kamar mandi, mushola, gazebo, dan warung makan.[3]

Rute

250px-The_peak_of_Merapi_seen_from_Klangon.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Puncak Merapi dilihat dari Klangon.

Bukit Klangon terletak 4 sampai 5km dari lereng Merapi. Bukit ini dapat dicapai melalui arah Kaliurang setelah bertemu pertigaan ke arah Kaliadem belok kanan. Pada pertigaan menuju The Lost World Castle ambil arah kanan lalu setelah bertemu pertigaan selanjutnya ambil kiri dan lurus terus dari situ sudah terdapat banyak plakat Bukit Klangon. Rute menuju Bukit ini sedikit terjal dengan banyak bebatuan kecil dan tanjakannya yang cukup berliku.[1]

Harga

Untuk masuk ke wisata Bukit Klangon tidak dipungut biaya atau gratis. Para wisatawan cukup membayar biaya parkir sebesar Rp2.000 rupiah untuk sepeda motor dan Rp5.000 rupiah untuk mobil. Para wisatawan juga bisa menyumbang seikhlasnya sebagai biaya perawatan atau kebersihan.[4] Untuk menikmati fasilitas berkemah, dipatok biaya kebersihan sebesar Rp10.000 rupiah.

Referensi

  1. 1 2 traveler (2017-11-01). "Lokasi dan Rute Menuju Bukit Klangon Merapi, Gardu Pandang dan Spot Downhill". WisataBaru.Com (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari asli tanggal 2018-12-22. Diakses tanggal 2018-12-22.
  2. ↑ Kurniawan, Hendri Prastio (2017-04-13). "Bukit Klangon Merapi Cangkringan Sleman, Wisata dengan Spot Gardu Pandang Yang Hits". ExploreWisata.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2018-12-22.[pranala nonaktif permanen]
  3. ↑ admin (2020-04-09). "Bukit Klangon : Sudut Terbaik Melihat Puncak Merapi". Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-02-22.
  4. ↑ Anggara, Septyan Bayu (2018-01-16). "Bukit Klangon Merapi, Spot Foto Hits dengan Latar Belakang Keindahan Gunung Merapi!". Hipwee. Diakses tanggal 2018-12-22.

KategoriTempat wisata Yogyakarta

40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan