Rabu, 04 November 2026
09:55 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Budiman Elkana

seseorang dari indonesia

Bagikan:

Budiman Elkana, S.E (lahir dengan nama Boen Fat Po) (27 Agustus 1930 – 25 Mei 2007) adalah seorang tokoh etnis Tionghoa Indonesia yang memiliki keahlian di bidang ekonomi.[1] Gelarnya di Bidang Ekonomi diperoleh di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Bahkan, atas keahliannya tersebut, ia pernah menerima gelar penghargaan The Father of Anderson Consulting of Indonesia atas dedikasinya terhadap perkembangan bidang ekonomi Indonesia.[2] Kariernya di bidang tersebut dimulai sebagai guru ekonomi dan tata buku di sekolah THHK.[3] Setelah mengabdikan diri dan turut mengembangkan proses pendidikan di sekolah tersebut, ia memperluas kariernya di tempat pendidikan tinggi.[4] Pada tahun 1961-1967, ia bekerja di Direktorat Akutansi Negara, dan mengajar di Sekolah Tinggi Ilmu Keuangan Negara (STIKN), FE Universitas Tarumanegara dan Universitas Katolik Atmajaya.[5]

Referensi

  1. ↑ (Inggris) Sai, S.M., 2016. Mandarin lessons: modernity, colonialism and Chinese cultural nationalism in the Dutch East Indies, c. 1900s. Inter-Asia Cultural Studies, 17(3), pp.375-394.
  2. ↑ (Inggris) Yuanzhi, K., 1984. Sabin dan karyanya: Penyelidikan tentang Jalan Bahasa Indonesia. Archipel, 27(1), pp.81-84.
  3. ↑ (Inggris) Ying-ming, L.I.A.N.G., 2013. From THHK School to Trilingual School: Evolution of Modern Chinese Education in Indonesia. Overseas Chinese History Studies, (2), p.02.
  4. ↑ (Inggris) Kwartanada, D., 2013. A transborder project of modernity in Batavia, 0. 1900s. Chinese Indonesians Reassessed: History, Religion and Belonging, 52, p.27.
  5. ↑ (Indonesia)Setyautama, Sam. 2008. Tokoh-tokoh Etnis Tionghoa di Indonesia. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia. ISBN : 978-979-9101-25-9. Hal. 23


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan