Selasa, 27 Oktober 2026
13:36 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung

Budi daya belatung

Bagikan:

Budi daya belatung adalah kegiatan membudidayakan belatung untuk tujuan industri. Praktik ini berbeda dari vermicomposting, karena tidak ada proses pengomposan dan belatung dibudidayakan untuk dijual sebagai produk akhir. Sementara vermicomposting biasanya menggunakan cacing tanah untuk mengkonsumsi bahan nabati dan menghasilkan kompos.

Berbagai spesies belatung dapat digunakan, termasuk belatung dari larva lalat tentara hitam.[1] Untuk memudahkan, sering kali digunakan spesies lalat yang asli dari daerah budidayanya.

Penggunaan

Belatung sering dijual dan digunakan sebagai pakan ternak. Beberapa hewan budidaya seperti ikan, ayam, burung, babi, dan bebek biasa memakan belatung.[2][3] AgriProtein, sebuah perusahaan di Britania Raya yang memproduksi protein serangga, mengklaim bahwa mereka memiliki potensi untuk mengalihkan pasar pakan ikan dari budidaya ikan yang mengonsumsi banyak energi.[4] Belatung juga bisa dijual sebagai umpan memancing. Belatung bisa tumbuh menjadi serangga yang bisa ekstrak lemaknya, diambil proteinnya (untuk konsumsi manusia), dan juga menghasilkan kitin. AgriProtein mengklaim telah menghasilkan lebih dari tiga ribu ton minyak asam lemak sebagai produk sampingan dan enam belas ton frass (sisa-sisa atau kotoran belatung) dari setiap cabang perusahaannya. Produk sampingan tersebut dapat digunakan sebagai pupuk.[4]

Referensi

  1. ↑ "Why Insects • Enterra Feed Corporation". Enterra Feed Corporation. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-07-21. Diakses tanggal 2022-01-15.
  2. ↑ "How One South African Entrepreneur Hopes to Make Millions From Maggots". Time.
  3. ↑ "BSF Uses - BSF Farming". www.blacksoldierflyfarming.com.
  4. 1 2 "Leading Maggot Farmer to Expand From Cape Town to California". Bloomberg.com. 2019-10-31. Diakses tanggal 2020-11-29.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan