Minggu, 27 September 2026
16:23 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda

Buddhamitra

Artikel ini tidak memiliki pranala ke artikel lain. Bantu kami untuk mengembangkannya dengan memberikan pranala ke artikel lain secukupnya. (Mei 2025)
40px-Text_document_with_red_question_mark.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Beberapa atau seluruh referensi dari artikel ini mungkin tidak dapat dipercaya kebenarannya. Bantulah dengan memberikan referensi yang lebih baik atau dengan memeriksa apakah referensi telah memenuhi syarat sebagai referensi tepercaya. Referensi yang tidak benar dapat dihapus sewaktu-waktu.

Buddhamitra

Buddhamitra (abad ke-2 Masehi) adalah seorang biksu dan tokoh penting dalam penyebaran agama Buddha di wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara. Ia dikenal sebagai salah satu pendukung utama dari tradisi Mahayana dan berperan dalam menyebarkan ajaran Buddha ke berbagai wilayah melalui perjalanan dan kegiatan dakwahnya.

Kehidupan dan Latar Belakang

Buddhamitra lahir di India dan kemungkinan besar berasal dari keluarga brahmana, yang memungkinkannya memiliki pengetahuan mendalam tentang agama dan filosofi Hindu sebelum memeluk ajaran Buddha.[1] Ia kemudian menjadi murid dari Mahayana, dan dikenal karena kecerdasannya serta dedikasinya terhadap penyebaran ajaran Buddha.

Peran dan Kontribusi

Buddhamitra terkenal karena perjalanan dakwahnya ke wilayah Asia Tengah, termasuk ke kerajaan Kushan dan daerah-daerah yang kini termasuk Pakistan dan Afghanistan. Ia juga dikaitkan dengan pendirian pusat-pusat pembelajaran Buddha yang penting, seperti Nalanda dan Vikramashila di India.[2] Melalui kegiatan ini, Buddhamitra berperan dalam menyebarkan tradisi Mahayana dan memperkuat hubungan antara komunitas Buddha di berbagai wilayah.

Selain itu, Buddhamitra dikenal sebagai salah satu tokoh yang menulis dan menerjemahkan teks-teks suci Buddha ke dalam bahasa Pali dan Sanskerta, sehingga memudahkan penyebaran ajaran Buddha di berbagai budaya dan bahasa.[3]

Warisan

Warisan Buddhamitra tecermin dalam pengembangan pusat-pusat pembelajaran Buddha, yang menjadi tempat studi dan penyebaran ajaran selama berabad-abad. Ia juga dianggap sebagai tokoh yang memperkuat tradisi Mahayana, yang kemudian berkembang secara luas di Asia Timur dan Asia Tenggara.

Referensi

  1. ↑ Gombrich, Richard F. (2006). How Buddhism Began: The Conditioned Genesis of the Early Teachings. London: Routledge.
  2. ↑ Ray, Reginald. (2010). Buddhist Monasteries of India: Their History and Architecture. Delhi: Motilal Banarsidass.
  3. ↑ Williams, Paul. (2009). Mahayana Buddhism: The Doctrinal Foundations. London: Routledge.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan