Senin, 19 Oktober 2026
11:25 WIB
TERKINI
Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis

Budaya massa

Bagikan:

Budaya massa dapat dibedakan dengan budaya populer. Budaya populer merupakan budaya yang tumbuh dan berkembang di masyarakat tanpa bermaksud untuk mencari keuntungan, sedangkan budaya massa diproduksi secara massal[1] untuk memperoleh keuntungan yang besar. Sekalipun industri hiburan yang berorientasi komersial[2] seperti film; musik; televisi; fashion yang berada dalam kendali oleh perusahaan-perusahaan kapitalis transnasional,[3] cara pandang terhadap musik; film; maupun acara televisi tetap dapat dimaknai oleh para pemirsa[4] meskipun pemaknaan dari pemirsa yang satu bisa berbeda dengan pemirsa yang lain.[5]

Referensi

  1. ↑ KBBI, Portal (2020-10-19). "Massal atau Masal? - Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) - Samsurijal.com". Portal KBBI. Diakses tanggal 2024-11-27.
  2. ↑ "Komersil Atau Komersial: Mana Yang Tepat? - PULUNG.NET". 2024-08-20. Diakses tanggal 2024-11-27.
  3. ↑ Ayu, Tara Resya (2021-09-21). "Teori Globalisasi Menurut Anthony Giddens dan Thomas Friedman". tirto.id. Diakses tanggal 2024-11-27.
  4. ↑ Rizal (2023-11-04). "Apa Itu Pemirsa: Pengertian, Contoh, dan Sinonim". Zonanulis.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2024-11-27.
  5. ↑ Gautam, Shivanka. "Mass culture vs. Popular Culture: Explained with Examples". Diakses tanggal 15 Desember 2021.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan