Selasa, 13 Oktober 2026
02:26 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM

Buda Tengger

salah satu kepercayaan di dunia

Bagikan:
Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Juli 2019) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Agama Buda Tengger adalah sebutan bagi agama/kepercayaan/jalan hidup yang dilakukan oleh penduduk di daerah Tengger. Sekitar gunung Gunung Bromo dan gunung Gunung Semeru. Sebutan Buda sebenarnya adalah nama yang diberikan pada agama non-islam dan non-kristen di Jawa pada masa lalu. Orang Tengger mengenal jenis agama Buda lain, yaitu Buda Jawa (saat ini disebut Kejawen) dan Buda Bali (saat ini disebut Agama Hindu Bali).[1]

Pemimpin agama Buda Tengger disebut Dukun. Dukun di Tengger berbeda dengan dukun di luar kawasan Tengger. Dukun juga disebut dukun pandhita atau dukun gede (besar) untuk membedakan dengan dukun cilik (kecil) di luar kawasan Tengger. Nama kuno Dukun Tengger adalah Rsi Pujangga, sesuai yang tertera dalam mantra Purwabumi Kamulan. Dukun Tengger tidak berurusan dengan ilmu hitam, pesugihan, pengasihan, dan lain sebagainya. Dukun Tengger berperan sebagai pemimpin pada upacara-upacara tahunan rutin maupun upacara daur hidup penduduk tengger. Setiap desa Tengger setidaknya memiliki satu dukun. Desa-desa yang yang penduduknya padat, dapat memiliki banyak dukun. Dukun-dukun ini bernaung dalam perkumpulan yang disebut Paruman Dukun Pandita Kawasan Tengger.[2] Dalam tugasnya, dukun dibantu oleh beberapa asisten, yaitu Pak Sepuh, Pak Legen, Mbok Dandan, dan Pak Sanggar. Pak Sepuh atau Wong Sepuh (orang tua) adalah seorang lelaki yang biasanya lebih tua daripada Dukun. Tugas Pak Sepuh antara lain untuk membuka dan memberi pengantar pada sebuah upacara. Pak Legen adalah seorang lelaki muda yang bertugas mempersiapkan dan membawa alat-alat upacara milik dukun. Mbok Dandan atau Wong Dandan biasanya adalah istri Dukun atau Legen yang bertugas membuat dan menata sesaji saat upacara. Sedangkan Pak Sanggar adalah lelaki yang bertugas menjaga dan merawat sanggar (tempat suci orang tengger)

Menurut Raffles pada buku the History of Java (Sejarah Pulau Jawa), Tuhan tertinggi Penduduk Tengger disebut Bhumi Truka Sanghyang Dewata Batur dan kitab sucinya disebut Panglawu.[3]

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan