Kamis, 22 Oktober 2026
18:59 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Buah Roda

Buah Roda

Bagikan:
Pohon Kalpataru Buah Roda
250px-%C3%81rbol_de_catahua_%28Hura_crepitans%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Malpighiales
Famili: Euphorbiaceae
Genus: Hura
Spesies:
H. crepitans
Nama binomial
Hura crepitans
250px-Hura_crepitans_MHNT.BOT.2017.10.21.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hura crepitans

Buah Roda (Hura crepitans.L) atau juga dikenal sebagai Sandbox tree.[1] merupakan salah satu jenis dari suku Euphorbiaceae. Jenis ini disebut dengan buah roda karena buahnya mirip dengan roda. Di Jawa Tengah dan Jawa Timur tumbuhan ini disebut kuku macan karena pada buahnya terdapat sekat-sekat yang mirip kuku harimau. Buah roda biasanya ditanam di pinggir-pinggir jalan sebagai tanaman peneduh, tanaman hias, dan tanaman obat. Buah roda sangat mirip dengan buah pohon mitologi Kalpataru yang banyak terdapat di relief candi kuno peninggalan agama Hindu maupun Buddha sehingga masyarakat di sekitar Candi Borobudur dan masyarakat Jawa Tengah menyebut pohon ini sebagai pohon Kalpataru.

Deskripsi

250px-Hura_crepitans_%28fruit%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buah Hura crepitans

Hura crepitans dapat tumbuh hingga 60 meter,[2] dan hingga 13,2 meter dalam lingkar pada 1,8 meter diatas tanah;[3] daunnya yang besar berbentuk oval tumbuh hingga 60 cm lebarnya. Pohonnya berumah satu, dengan bunga merah anpa kelopak. Bunga jantan tumbuh pada paku panjang, sementara bunga betina tumbuh sendiri di axil daun. Batangnya ditutupi paku panjang dan tajam yang mengeluarkan getah beracun. Buahnya adalah kapsul besar berbentuk labu, panjangnya 3–5 cm, berdiameter 5–8 cm, dengan 16 karpel yang tersusun secara radial. Bijinya pipih dan berdiameter sekitar 2 cm. Kapsulnya meledak saat matang, terbagi menjadi beberapa segmen dan melontarkan biji dengan kecepatan 70 m/d (250 km/j). Satu sumber menyatakan bahwa kapsul yang matang melontarkan bijinya sejauh 100 meter.[4] Sumber lain menyatakan bahwa biji terlempar sejauh 45 meter dari pohon, yang paling umum adalah 30 meter.[5] Analisis video kecepatan tinggi dari buah yang meledak bahwa biji tanaman ini terbang dengan putaran balik[6] dibandingkan dengan putaran atas, yang sebelumnya diasumsikan.[2] Putaran balik membantu biji berorientasi untuk meminimalkan hambatannya selama terbang.[7]

Manfaat

Buah roda mempunyai kegunaan sebagai obat. Di Jawa, buahnya yang sudah dibuat bubuk atau dilembutkan biasanya digunakan untuk mengobati puruh yang menahun. Di Yogyakarta dan Solo, biji buah roda ini dibakar setengah matang kemudian dikupas atau dibentuk pil lalu dicampur dengan madu untuk digunakan sebagai bahan pencahar. Sementara itu, masyarakat di Hawai menggunakan kayu buah roda untuk hal lain, yaitu digunakan sebagai bahan bangunan dan kotak kemasan. Kulit batang yang dimemarkan dan getah kayu digunakan sebagai racun ikan. Namun, apabila wajah kita terkena getah ini kita dapat menggunakan susu dan gula untuk membasuh muka sebagai penawar racunnya.

Referensi

  1. ↑ "Buah Roda". Germplasm Resources Information Network (GRIN) online database.
  2. 1 2 Swain, M. D.; Beer, Tom (1977). "Explosive Seed Dispersal in Hura crepitans L. (Euphorbiaceae)". New Phytologist. 78 (3): 695–708. Bibcode:1977NewPh..78..695S. doi:10.1111/j.1469-8137.1977.tb02174.x. JSTOR 2434538.
  3. ↑ Kingsley, Charles (17 Agustus 1878). "At Last, Christmas in the West Indies". The Garden. 14 (3521): 53.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Postlethwait, John H.; Hopson, Janet L. (2006). "Plant Reproduction". Modern Biology. Austin, TX: Holt, Rinehart, and Winston. hlm. 618. ISBN 0-03-065178-6.
  5. ↑ Swaine, M. D.; Beer, Tom (Mei 1977). "Explosive Seed Dispersal in Hura crepitans L. (Euphorbiaceae)". New Phytologist (dalam bahasa Inggris). 78 (3): 701–703. Bibcode:1977NewPh..78..695S. doi:10.1111/j.1469-8137.1977.tb02174.x. ISSN 0028-646X.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Ribera, Jesse; Desai, Aman; Whitaker, Dwight L (2020-08-17). "Putting a New Spin on the Flight of Jabillo Seeds". Integrative and Comparative Biology. 60 (4): 919–924. doi:10.1093/icb/icaa117. ISSN 1540-7063. PMID 32805037.
  7. ↑ Cooper, Eric S.; Mosher, Molly A.; Cross, Carolyn M.; Whitaker, Dwight L. (2018-03-07). "Gyroscopic stabilization minimizes drag on Ruellia ciliatiflora seeds". Journal of the Royal Society Interface (dalam bahasa Inggris). 15 (140) 20170901. doi:10.1098/rsif.2017.0901. ISSN 1742-5689. PMC 5908531. PMID 29514987.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan