Minggu, 08 November 2026
00:30 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Brucella

Brucella

marga bakteri

Bagikan:
Brucella
250px-Brucella_melitensis.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Domain: Bacteria
Kerajaan: Pseudomonadati
Filum: Pseudomonadota
Kelas: Alphaproteobacteria
Ordo: Hyphomicrobiales
Famili: Brucellaceae
Genus: Brucella
Meyer and Shaw 1920 (Approved Lists 1980)
Spesies
Sinonim
  • Ochrobactrum Holmes et al. 1988
Artikel takson sembarang

Brucella adalah genus bakteri Gram-negatif,[1][2] yang namanya diambil dari David Bruce (1855–1931).

Brucella spp. adalah penyebab bruselosis, penyakit zoonotik yang menular melalui konsumsi pangan tercemar, kontak langsung dengan hewan tertular, atau menghirup aerosol. Penularan antarmanusia, misalnya melalui hubungan seksual atau menurun dari ibu ke anaknya, sangat jarang terjadi.[3] Paparan infeksi minimum berkisar antara 10 hingga 100 organisme.

Karakteristik

Bakteri ini berukuran kecil (0,5-0,7 x 0,6-1,5 µm), tidak berkapsul, dan nonmotil.[4] Brucella merupakan bakteri aerobik yang hidup soliter. Bakteri ini berbentuk kokobasil atau berupa batang pendek, dan bersifat intraseluler fakultatif sehingga umumnya berupa parasit atau patogen pada mamalia.[5]

Brucella merupakan parasit non-motil yang menyerang jaringan hewan dan menyebabkan infeksi kelamin, kelenjar susu, saluran pernapasan, dan usus. Pada media agar, koloni yang terbentuk memiliki ketinggian nyaris rata dengan medium, dengan warna keabu-abuan hingga kuning kemerahan.[6]

Referensi

  1. ↑ Ryan KJ, Ray CG, ed. (2004). Sherris Medical Microbiology (Edisi 4th). McGraw Hill. ISBN 978-0-8385-8529-0.
  2. ↑ Lopez-Goni, I (2012). O'Callaghan, D (ed.). Brucella: Molecular Microbiology and Genomics. Caister Academic Press. ISBN 978-1-904455-93-6.
  3. ↑ "Diagnosis Management of Acute Brucellosis in Primary Care" (PDF). Brucella Subgroup of the Northern Ireland Regional Zoonoses Group. Agustus 2004. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2007-10-13.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Ferooz, Jonathan; Letesson, Jean-Jacques (2010). "Morphological analysis of the sheathed flagellum of Brucella melitensis". BMC Research Notes. 3: 333. doi:10.1186/1756-0500-3-333. PMC 3017070. PMID 21143933.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  5. ↑ Parker, Sybil, P (1984). McGraw-Hill Dictionary of Biology. McGraw-Hill Company.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ↑ Breed, Robert. S; Murray, E.G.D.; Smith, Nathan R. (1957). Bergey's manual of determinative bacteriology (edisi ke-7th ed.). Baltimore: Williams & Wilkins Co. hlm. 404.


Ikon rintisan

Artikel bertopik bakteri ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  1. ↑ Brucella abortus, Brucella canis, Brucella neotomae, Brucella ovis, dan Brucella suis semuanya adalah sinonim dari Brucella melitensis.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan