Rabu, 28 Oktober 2026
11:10 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026
Bola dunia

Bola dunia

model skala benda angkasa

Bagikan:
250px-MEK_II-14.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah bola dunia dalam pameran Museum Europäischer Kulturen di Berlin, Jerman.

Bola dunia atau globe adalah peta dunia berukuran kecil yang menggambarkan bentuk bumi yang diperkecil dengan bentuk yang sama dengan bentuk bumi yang sebenarnya.[1] Bola dunia dibuat dalam bentuk dengan kemiringan 66 ⅛ ° pada garis ekliptika (bidang edar bumi) dan dengan kemiringan 23 ⅛ ° dari matahari. Bola dunia juga bisa disebut sebagai model tiruan bumi yang memberikan gambaran bentuk bumi sehingga mendekati bentuk sebenarnya. Kata "globe" berasal dari kata "globus" (bahasa Latin) yang berarti bola yang bulat.

Bola dunia punya bentuk yang bisa mempermudah dalam mencari suatu tempat atau negara. Bola dunia biasanya dimanfaatkan untuk kepentingan politik karena dengan bola dunia dapat tergambar jelas batas-batas negara dan kota besar dari negara di seluruh dunia.

Fungsi

Bola dunia dapat memberikan bermacam-macam informasi, antara lain:[1]

  • Menunjukkan bentuk bumi dengan benar dan memperlihatkan permukaannya secara utuh.
  • Menunjukkan sistem pembagian garis lintang dan garis bujur secara jelas.
  • Menunjukkan jarak antar garis bujur. Semakin ke kutub, garis bujur semakin pendek, bertemu, dan saling memotong.
  • Memperagakan proses terjadinya waktu siang dan malam.
  • Memperagakan gerak rotasi bumi yang berputar.
Ikon rintisan

Artikel bertopik geografi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Referensi

  1. 1 2 Gischa, Serafica (2020-02-20). Gischa, Serafica (ed.). "Globe: Pengertian, Kegunaan, dan Sejarahnya". Kompas.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-02-23. Diakses tanggal 2020-12-24.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan