Senin, 12 Oktober 2026
04:31 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka

Bisri Mustofa

ulama indonesia

Bagikan:
Bisri Musthofa
K.H. Bisri Musthofa
Karya1. Tafsir Al-Ibriz

2. Terjemahan Kitab Alfiyah
3. Terjemahan Kitab Al-Imrithi
4. Terjemahan Kitab Al-Jurumiyah

5. Syair-syair

Kyai Haji Bisri Mustofa adalah seorang tokoh Nahdlatul Ulama, merupakan salah satu ulama Nusantara yang lahir di Kampung Sawahan Gang Palen, Rembang, Jawa Tengah pada tahun 1915.[1] Ayahnya adalah pedagang kaya bernama Haji Zainal Mustofa (Djojo Mustopo) bin H Yahya (Podjojo) yang dikenal tekun dalam beragama dan sangat mencintai Kiai.[1] Ibunya bernama Hajjah Chodijah binti E. Zajjadi bin E. Sjamsuddin yang berdarah Makassar.[1] Kiai Bisri Musthofa wafat pada usia 63 tahun, pada 16 Februari 1977.[2] Ketika itu, warga Indonesia sedang menyongsong pemilu 1977 pada masa Orde Baru.[2] Ia juga merupakan Anggota Konstituante RI yang mewakili Nahdlatul Ulama.[3]

Catatan akhir

Rujukan

  1. 1 2 3 Chamami, M. Rikza (2017-11-13). "KH Bisri Mustofa tentang Mencintai Pahlawan". NU Online. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-11-13. Diakses tanggal 2018-06-19.
  2. 1 2 Aziz, Munawir (2017-05-04). "KH Bisri Musthofa: Singa Podium Pejuang Kemerdekaan". NU Online. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-05-04. Diakses tanggal 2018-06-19.
  3. ↑ "H. Mustafa Bisri - NU (Nahdlatul Ulama) - Profil Anggota". Konstituante.Net. Diakses tanggal 2021-10-24.

Daftar Pustaka

Biografi lainnya

Ikon rintisan

Artikel bertopik Ulama Nusantara ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.


Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan