Rabu, 28 Oktober 2026
19:10 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Bismar Siregar

Bisma siregar adalah hakim agung periode 1984 - 2000 dan mengawali karir dari jaksa di kejaksaan negeri Palembang

Bagikan:
Ini adalah nama Batak Angkola, marganya adalah Siregar.
Bismar Siregar
Hakim Agung Republik Indonesia
Masa jabatan
Juni 1984[1] –2000
Informasi pribadi
Lahir(1928-09-15)15 September 1928
Meninggal19 April 2012(2012-04-19) (umur 83)
AlmamaterUniversitas Indonesia
PekerjaanHakim

Bismar Siregar, S.H. (15 September 1928 – 19 April 2012) adalah mantan Hakim agung Mahkamah Agung. Ia menjadi Hakim Agung periode 1984-2000.[2] Ia dikenal sebagai sosok hakim agung yang progresif.[3]

Pendidikan

  • Fakultas Hukum dan Ilmu Pengetahuan Masyarakat Universitas Indonesia (1956)
  • Course di National College of The State Judiciary, Reno, Amerika Serikat (1973)
  • Course di America Academy of Judicial Education, Tescaloosa, Amerika Serikat (1973)
  • Course di Academy of American and International Law, Dallas, Amerika Serikat (1980)
  • Course di Ryks Universiteit (1990)

Karier

Alumni Universitas Indonesia ini mengawali karier dengan menjadi jaksa di Kejaksaan Negeri Palembang pada tahun 1957 hingga tahun 1959 dan berlanjut di Kejaksaan Negeri Makassar/Ambon pada tahun 1959 hingga tahun 1961. karier sebagai hakim dimulai pada tahun 1961 pada Pengadilan Negeri Pangkalpinang.[4]

Meninggal

Ia mengalami pendarahan di kepala dengan sebelumnya mendadak pingsan pada 16 April 2012 ketika melukis di rumahnya.[2] Ia akhirnya meninggal pada hari Kamis, 19 April 2012 pada pukul 12.25 WIB di Rumah Sakit Fatmawati.[5]

Tanda Kehormatan

Referensi


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan