Sabtu, 07 November 2026
03:55 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Zat biogenik

Zat biogenik

Bagikan:
250px-Petroleum_sample.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sampel petroleum

Zat biogenik adalah produk yang dibuat oleh atau dari bentuk kehidupan. Istilah ini mencakup konstituen, sekresi, dan metabolit tumbuhan atau hewan.[1] Dalam konteks biologi molekuler, zat biogenik disebut sebagai biomolekul.

Sejarah

Pada tahun 1930-an kimiawan Jerman Alfred E. Treibs pertama kali mendeteksi zat biogenik dalam minyak bumi sebagai bagian dari studinya tentang porfirin.[2] Berdasarkan penelitian ini, ada peningkatan pada tahun 1970-an dalam penyelidikan zat biogenik dalam batuan sedimen sebagai bagian dari studi geologi.[2]

Pada tahun 2008 diamati bahwa fenomena tumbuhan yang menyerap logam, seperti Au dan Ag dapat didorong di lingkungan laboratorium. Ini mengungkapkan potensi metalofit dan zat biogeniknya untuk digunakan dalam sintesis nanopartikel logam.[3]

Catatan kaki

  1. ↑ Francis R, Kumar DS (2016). Biomedical Applications of Polymeric Materials and Composites. John Wiley & Sons.
  2. 1 2 Albrecht P, Ourisson G (April 1971). "Biogenic substances in sediments and fossils". Angewandte Chemie. 10 (4): 209–25. doi:10.1002/anie.197102091. PMID 4996804.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Shukla R, Nune SK, Chanda N, Katti K, Mekapothula S, Kulkarni RR, et al. (September 2008). "Soybeans as a phytochemical reservoir for the production and stabilization of biocompatible gold nanoparticles". Small. 4 (9): 1425–36. doi:10.1002/smll.200800525. PMID 18642250.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan