Senin, 21 September 2026
08:04 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Zat biogenik

Zat biogenik

250px-Petroleum_sample.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sampel petroleum

Zat biogenik adalah produk yang dibuat oleh atau dari bentuk kehidupan. Istilah ini mencakup konstituen, sekresi, dan metabolit tumbuhan atau hewan.[1] Dalam konteks biologi molekuler, zat biogenik disebut sebagai biomolekul.

Sejarah

Pada tahun 1930-an kimiawan Jerman Alfred E. Treibs pertama kali mendeteksi zat biogenik dalam minyak bumi sebagai bagian dari studinya tentang porfirin.[2] Berdasarkan penelitian ini, ada peningkatan pada tahun 1970-an dalam penyelidikan zat biogenik dalam batuan sedimen sebagai bagian dari studi geologi.[2]

Pada tahun 2008 diamati bahwa fenomena tumbuhan yang menyerap logam, seperti Au dan Ag dapat didorong di lingkungan laboratorium. Ini mengungkapkan potensi metalofit dan zat biogeniknya untuk digunakan dalam sintesis nanopartikel logam.[3]

Catatan kaki

  1. Francis R, Kumar DS (2016). Biomedical Applications of Polymeric Materials and Composites. John Wiley & Sons.
  2. 1 2 Albrecht P, Ourisson G (April 1971). "Biogenic substances in sediments and fossils". Angewandte Chemie. 10 (4): 209–25. doi:10.1002/anie.197102091. PMID 4996804.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. Shukla R, Nune SK, Chanda N, Katti K, Mekapothula S, Kulkarni RR, et al. (September 2008). "Soybeans as a phytochemical reservoir for the production and stabilization of biocompatible gold nanoparticles". Small. 4 (9): 1425–36. doi:10.1002/smll.200800525. PMID 18642250.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan