Senin, 12 Oktober 2026
15:00 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM

Bintang Indonesia

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks yang sudah ada. (Desember 2022) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Bintang Indonesia adalah surat kabar berbahasa Indonesia yang terbit pertama kali pada 1947, tetapi sempat dibredel Soekarno dan terbit kembali pada 1968. Penerbitannya diprakarsai Jajasan Bintang Indonesia.[1][2]

Menurut buku Seabad Pers Kebangsaan, 1907–2007, Bintang Indonesia adalah surat kabar yang berkonsentrasi pada berita ekonomi. Bintang Indonesia membentangkan berita ekonomi di halaman satu dan dua. Berita luar negerinya juga selalu bersangkut-paut dengan perekonomian di Indonesia. Dalam editorialnya, Bintang Indonesia banyak menyiarkan pemikiran ekonomi.[1]

Bintang Indonesia mengusung jargon "Mengutamakan Berita-Berita Ekonomi/Keuangan dan Pembangunan" dan mengaku sebagai "harian independen". Meski demikian, surat kabar ini dengan lentur menyiarkan laporan-laporan non-ekonomi seperti berita olahraga, dunia hiburan, sosial, iklan, dan politik.[1]

Data paling awal yang tersedia di Perpustakaan Nasional untuk surat kabar ini hanya pada edisi 1974. Padahal pada tahun itu, Bintang Indonesia sudah memasuki tahun ke-16.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 Seabad Pers kebangsaan, 1907–2007 (Edisi Cet. 1). Jakarta: I:Boekoe. 2007. hlm. 581–583. ISBN 978-979-1436-02-1. OCLC 289071007.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Paget, Roger K. (1967). "Indonesian Newspapers 1965-1967". Indonesia (4): 170–210. doi:10.2307/3350910. ISSN 0019-7289.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan