Selasa, 27 Oktober 2026
22:35 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung

Bhutan Airlines

perusahaan penerbangan

Bagikan:
Bhutan Airlines
330px-Bhutan_Airlines_logo1.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
IATA ICAO Kode panggil
B3 BTN BHUTAN AIR
Didirikan2011
Mulai beroperasi7 Desember 2011
Pusat operasiBandar Udara Paro
Armada2
Tujuan5
SloganFly with us to the land of happiness...
Perusahaan indukTashi Group
Kantor pusatThimphu, Bhutan
Tokoh utamaPhala Dorji (CEO) Ugyen Tenzin [GM, Commercial/Ground Ops]
Situs webwww.bhutanairlines.bt

Tashi Air Pvt. Ltd, diperdagangkan sebagai Bhutan Airlines adalah maskapai penerbangan swasta pertama di Bhutan.[1] Maskapai penerbangan ini pada saat ini melayani penerbangan domestik dari basisnya di Paro.

Sejarah

Tashi Air diluncurkan pada tanggal 4 Desember 2011. Maskapai penerbangan ini merupakan anak perusahaan dari Tashi Group. Maskapai penerbangan ini memulai penerbangan berjadwal ke Bathpalathang dan Yonphula pada tanggal 18 Desember.[2]

Tujuan

Tashi Air melayani ke beberapa tujuan (per Maret 2012):[2]

Maskapai penerbangan ini juga berencana untuk meluncurkan penerbangan ke Kolkata dan New Delhi di India, Bangkok di Thailand dan Kathmandu di Nepal pada tahun 2013.[3]

Armada

Armada Tashi Air terdiri dari beberapa pesawat (per Maret 2012):[1]

Armada Tashi Air
Pesawat Dalam armada Penumpang
Pilatus PC-12 1 8

Tashi Air juga berencana untuk menambah armadanya dengan pesawat Airbus A320 pada masa depan.[2]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 "Tashi Air- Bhutan Airlines | Department of Civil Aviation - Bhutan". Dca.gov.bt. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-09-23. Diakses tanggal 2012-01-14.
  2. 1 2 3 "TASHI AIR LAUNCHED ON 4TH DEC. 2011". Tashi Group. 2011-12-04. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-12-06. Diakses tanggal 2012-03-30.
  3. ↑ "Bhutan's Tashi Air plans first international flights from October". ch-aviation (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-05-23.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan