Rabu, 28 Oktober 2026
03:30 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung

Beton ringan

Bagikan:

Beton ringan adalah beton yang memiliki berat isi kurang dari 1850 kg/m3 yang memakai agregat ringan atau campuran antara agregat ringan dengan pasir.[1] Beton pada umumnya memiliki berat 2400 kg/m3. Secara karakteristik, beton ringan mempunyai sifat yang sama dengan beton konvensional. Karakteristik beton ringan terdiri dari:

  1. Kuat Tekan adalah besarnya beban persatuan luas yang menyebabkan benda uji beton hancur bila terbebani gaya tertentu atau gaya yang dihasilkan oleh mesin uji tekan aksial.[2]
  2. Modulus Elastisitas adalah kekuatan beton dalam menahan gaya-gaya lentur yang terjadi. Modulous Elastisitas berhubungan dengan sifat dari bahan pencampur dari beton itu sendiri.[3]
  3. Kuat Tarik Belah Pengujian Kuat Tarik secara langsung pada beton jarang untuk dilakukan, namun untuk dilakukan pengujian Uji Tarik Belah SK SNI 03-2491-1991 menjadi acuan utama.[3]
  4. Kuat Lentur adalah kemampuan balok beton untuk menahan gaya dengan arah tegak lurus sumbu. Gaya ini diberikan pada sampel beton berbentuk balok sampai patah dan dinyatakan dalam Mega Pascal (Mpa).[3]

Referensi

  1. ↑ SNI 03-3449-1994
  2. ↑ SNI 1974:2011 Cara uji kuat tekan beton dengan benda uji silinder
  3. 1 2 3 Suarnita, I Wayan (Februari 2010). "Karakteristik Beton Ringan dengan Menggunakan Tempurung Kelapa sebagai Bahan Pengganti Agregat Kasar". SMARTek. 8 (1): 22–33.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan