Minggu, 08 November 2026
07:47 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Beting

Beting

daratan dangkal yang terkurung atau menjorok pada perairan

Bagikan:
250px-GughSandbar.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gumuk pasir di antara St Agnes dan Gugh di Kepulauan Scilly, lepas pantai Cornwall, Inggris, Britania Raya
250px-WayaWayasewa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gumuk pasir pasang surut yang menghubungkan pulau Waya dan Wayasewa di Kepulauan Yasawa, Fiji
250px-Nosy_Iranja_097.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gumuk pasir di antara Nosy Iranja Be dan Nosy Iranja Kely
(Nosy Iranja, Madagaskar)

Beting atau gosong pasir adalah punggungan, tepian, atau timbunan alami yang terendam, yang terdiri atas atau tertutupi oleh pasir atau material lepas lainnya, dan menjulang dari dasar suatu badan air hingga mendekati permukaan atau muncul di atasnya, sehingga membahayakan navigasi. Gosong juga dikenal dalam oseanografi, geomorfologi, dan geosains sebagai gosong pasir, beting pasir, gosong kerikil, atau hanya beting saja. Dua atau lebih gosong yang dipisahkan oleh palung bersama atau saling terhubung melalui proses sedimenter dan hidrografis masa lalu maupun masa kini disebut kompleks gosong.[1][2]

Penggunaan lain istilah gosong, baik yang serupa maupun cukup berbeda dari penerapannya dalam literatur geologi, geomorfologi, dan oseanografi, mencakup setiap tempat yang relatif dangkal di aliran sungai, danau, laut, atau badan air lainnya; daerah berbatu di dasar laut dalam suatu wilayah yang dipetakan untuk keperluan navigasi; atau pertumbuhan vegetasi di dasar danau yang dalam, yang dapat terjadi pada kedalaman berapa pun, atau digunakan sebagai verba untuk proses berpindah dari perairan yang lebih dalam ke perairan yang lebih dangkal.[2]

Referensi

  1. ↑ Rutecki D, Nestler E, Dellapenna T, Pembroke A (2014). "Understanding the Habitat Value and Function of Shoal/Ridge/Trough Complexes to Fish and Fisheries on the Atlantic and Gulf of Mexico Outer Continental Shelf". Draft Literature Synthesis for the U.S. Dept. of the Interior, Bureau of Ocean Energy Management. Contract # M12PS00031. Bureau of Ocean Energy Management (DOI). hlm. 116.
  2. 1 2 Neuendorf, K.K.E., J.P. Mehl Jr., and J.A. Jackson, eds. (2005) Glossary of Geology (5th ed.). Alexandria, Virginia, American Geological Institute. 779 pp. ISBN0-922152-76-4



Ikon rintisan

Artikel bertopik geologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan