Selasa, 27 Oktober 2026
19:41 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Beruang kodiak

Beruang kodiak

Bagikan:
Kodiak bear
250px-2010-kodiak-bear-1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Beruang kodiak
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
Subspesies:
U. a. middendorffi
Nama trinomial
Ursus arctos middendorffi
Merriam, 1896
250px-Ursus_arctos_middendorffi_habitat.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Persebaran beruang kodiak
Artikel takson sembarang

Beruang kodiak (Ursus arctos middendorffi), juga dikenal dengan nama beruang cokelat kodiak, adalah subspesies beruang yang dapat ditemui di Kepulauan Kodiak di Alaska barat daya. Namanya dalam bahasa Alutiiq adalah taquka-aq.[1] Subspesies ini merupakan subspesies beruang cokelat terbesar dan salah satu dari dua beruang terbesar yang ada saat ini (beruang yang lain adalah beruang kutub.[2]

Secara fisiologis, beruang kodiak tampak mirip dengan subspesies beruang cokelat lainnya, termasuk beruang cokelat amerika (Ursus arctos horribilis) dan beruang cokelat california (U. a. californicus, punah). Perbedaan utamanya adalah besarnya: rata-rata beruang cokelat memiliki massa antara 115 hingga 360 kg,[3] sementara massa beruang kodiak bervariasi antara 300 hingga 600 kg, dan kadang-kadang ada pula yang massanya melewati 680 kg.[1] Meskipun begitu, makanan beruang kodiak tidak berbeda jauh dengan beruang cokelat lainnya.

Semenjak manusia pertama kali menyeberangi jembatan darat Bering ke Alaska, manusia telah berhubungan dengan beruang kodiak. Hubungan ini biasanya dalam bentuk perburuan beruang untuk diambil bulu atau dagingnya, atau bisa juga dalam bentuk serangan beruang terhadap manusia. Dalam beberapa terakhir, upaya konservasi telah dilancarkan untuk melestarikan subspesies ini. IUCN mengklasifikasikan spesies Ursus arctos sebagai spesies yang rentan. Namun, IUCN tidak membedakan antar subspesies; akibatnya, tidak diketahui apakah populasi beruang kodiak memang rentan seperti yang dikategorikan. Akibatnya, Departemen Perikanan dan Buruan Alaska mengawasi secara ketat jumlah beruang yang diburu di Alaska.

Referensi

  1. 1 2 "Kodiak Bear Fact Sheet" (PDF). Alaska Department of Fish and Game, Division of Wildlife Conservation. 2008. Diakses tanggal 2008-10-27.
  2. ↑ "Polar bear, (Ursus maritimus)" (PDF). U.S. Fish and Wildlife service. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2008-07-11. Diakses tanggal 22 Maret 2008. Appearance. The polar bear is the largest member of the bear family, with the exception of the Alaska's Kodiak brown bears, which equal polar bears in size.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) (Overview page Diarsipkan 2015-02-17 di Wayback Machine)
  3. ↑ "Mammalian Species: Ursus arctos" (PDF). April 23, 1993. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2017-03-31. Diakses tanggal Maret 17, 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan