Kamis, 22 Oktober 2026
18:00 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Benteng Madang

Benteng Madang

Cagar budaya di Kalimantan Selatan

Bagikan:
250px-Benteng_Madang.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Benteng Madang

Benteng Madang adalah sebuah objek cagar budaya di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia.[1] Benteng ini didirikan sekitar tahun 1859 saat pecahnya perang Banjar dan dulunya dibuat oleh para pejuang yang dikomandoi Tumenggung Antaludin sebagai basis pertahanan dan pengintaian pasukan Belanda. Posisinya yang strategis di puncak bukit sangat menguntungkan para pejuang untuk melakukan berbagai strategi penyerangan terhadap penjajah kala itu.[2]

Benteng ini ditata dan dibuat oleh Tumenggung Antaludin atas permintaan Pangeran Hidayatullah dan Demang Lehman di bukit di Desa Madang. Kemudian, Benteng Madang ini kemudian dijadikan benteng pertahanan pasukan Pangeran Hidayatullah dan Demang Lehman dalam menghadapi serangan serdadu Belanda.[3]

Referensi

  1. ↑ "Benteng Madang, Benteng Yang Berkali-Kali Gagal Diserang Oleh Belanda di Hulu Sungai Selatan". beritabanjarmasin.com. 10 Februari 2022. Diakses tanggal 1 Maret 2025.
  2. ↑ "Benteng Madang Saksi Perjuangan Perang Banjar". Duta TV. 27 Juli 2019. Diakses tanggal 9 Maret 2025.
  3. ↑ "Benteng Madang, Saksi Bisu Perjuangan Tumenggung Antaluddin". Tribunnews. 11 Juli 2017. Diakses tanggal 11 Maret 2025.
Ikon rintisan

Artikel bertopik bangunan dan struktur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan