Senin, 19 Oktober 2026
10:26 WIB
TERKINI
Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis
Benteng Korea

Benteng Korea

bangunan istana di Korea Selatan

Bagikan:
Infotaula de geografia políticaBenteng Korea
330px-%EB%82%A8%ED%95%9C%EC%82%B0%EC%84%B1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tempat
 
NegaraKorea Suntingan nilai di Wikidata

Benteng Korea adalah benteng yang dibangun oleh orang Korea sejak periode Tiga Kerajaan Korea. Orang Korea mengembangkan tradisi benteng yang unik dan berbeda.[1] Korea, dimulai dengan Goguryeo,[2][3][4] disebut sebagai "negara benteng";[1][5][6][7] hampir 2.400 situs benteng gunung telah ditemukan di Korea.[1][5]

Ada banyak jenis benteng Korea, termasuk sanseong (benteng gunung), eupseong (benteng kota), pyeongjiseong, gwanseong, jangseong, chaekseong, dan banyak lagi.[2]

Situs

Hampir 2.400 situs benteng gunung telah ditemukan di Korea.[1][5]

Reruntuhan benteng Goguryeo telah ditemukan di sekitar 170 situs hingga saat ini, termasuk di Tiongkok;[3] salah satu yang paling menonjol di antara mereka adalah Benteng Ansi, yang berhasil bertahan melawan Tang Taizong selama Perang Goguryeo–Tang.[8][9] Reruntuhan benteng Goguryeo juga telah ditemukan di Mongolia saat ini.[10][11][12]

Referensi

  1. 1 2 3 4 "Korea's fortresses reflect the past and Koreans' respect for the environment". Korea.net : The official website of the Republic of Korea. Korean Culture and Information Service (KOCIS). Diakses tanggal 20 September 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 "'산성의 나라' 고구려". 민족21. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-06-25. Diakses tanggal 20 September 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 Su-il, Jeong (18 Juli 2016). The Silk Road Encyclopedia (dalam bahasa Inggris). Seoul Selection. ISBN 9781624120763. Diakses tanggal 20 September 2016.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "사진을 통해 본 고구려 성곽". 동북아역사넷. Diarsipkan dari asli tanggal 23 September 2016. Diakses tanggal 20 September 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. 1 2 3 "Ancient Mountain Fortresses in Central Korea". UNESCO World Heritage Centre (dalam bahasa Inggris). United Nations. Diakses tanggal 20 September 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Cultural Heritage Administration (South Korea) (19 November 2011). World Heritage in Korea (dalam bahasa Inggris). 길잡이미디어. hlm. 65. ISBN 9788981241773. Diakses tanggal 20 September 2016.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ The Korea Foundation (23 Februari 2015). Koreana - Winter 2014 (English): Korean Culture & Arts (dalam bahasa Inggris). 한국국제교류재단. ISBN 9791156041115. Diakses tanggal 20 September 2016.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Kim, Li-na (2004). Koguryo tomb murals (dalam bahasa Inggris). ICOMOS-Korea. hlm. 100. Diakses tanggal 20 September 2016.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ Kim, Jinwung (2012). A History of Korea: From "Land of the Morning Calm" to States in Conflict (dalam bahasa Inggris). Indiana University Press. hlm. 50. ISBN 978-0253000248. Diakses tanggal 20 September 2016.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ 김운회. "한국과 몽골, 그 천년의 비밀을 찾아서". Pressian. Korea Press Foundation. Diakses tanggal 11 Oktober 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ 成宇濟. "고고학자 손보기 교수". 시사저널. Diarsipkan dari asli tanggal 13 Maret 2018. Diakses tanggal 11 Oktober 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ "[초원 실크로드를 가다](14)초원로가 한반도까지". 경향신문. The Kyunghyang Shinmun. Diakses tanggal 11 Oktober 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan