Rabu, 28 Oktober 2026
13:22 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Benny Moeljono

Bagikan:

Benny Moeljono atau Benny Mulyono[1] atau Tjioe Kian Bing (lahir pada tanggal 5 April 1932 di Kangean, Sumenep, Jawa Timur) adalah seorang pengusaha tekstil berkebangsaan Indonesia. Ia mulai menjabat Direktur Komisaris PT Warna Agung pada tahun 1970.[2]

Benny menempuh pendidikan dasar HCS di Semarang, lalu SMP dan SMA di Kolese Kanisius Jakarta. Ia melanjutkan pendidikan tinggi di Zevende Fakulteit (Fakultas Sospol) Gemeentelijke Universiteit, Amsterdam, Belanda pada tahun 1956, tapi tidak selesai.[2] Ia adalah anak kedua dari empat bersaudara, ayahnya bernama Tjio Khoen Giok dan ibunya bernama Tan Twan Nio. Ia mempunyai seorang anak yang bernama Lily Mulyono (lahir 2 April 1963).[3]

Pada tahun 1959, ia mengawali karier sebagai pedagang tekstil di Pasar Pagi, Jakarta. Tiga tahun berikutnya, ia bekerja di pabrik kimia Hoechst di Jawa Timur,[2] dengan membawahi 9 karyawan dan ditugasi mengajar 3.400 desa di Jawa Timur tentang penggunaan pupuk pestisida. Pada tahun 1969, Benny Moeljono mendirikan PT Warna Agung dengan mengakuisisi dua buah pabrik cat yang sebelumnya dimiliki oleh pengusaha Belanda.[1]

Benny Mulyono adalah mantan manajer tim nasional sepak bola Indonesia pada tahun 1986.[3]

Referensi

  1. 1 2 warnaa. "About Us". Warna Agung (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2020-06-06.
  2. 1 2 3 Majalah Berita Mingguan TEMPO (1983). Apa dan Siapa sejumlah orang Indonesia 1983 - 1984. Jakarta.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. 1 2 Baru, PT Liga Indonesia. "LIB Sampaikan Belasungkawa Meninggalnya Lily Mulyono". liga-indonesia.id (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2020-06-06. Diakses tanggal 2020-06-06.



20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan