Sabtu, 31 Oktober 2026
20:49 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Benjamin Pasamanick

Bagikan:

Benjamin Pasamanick (L. 1914) kuliah di Universitas Cornell, dan meraih gelar BA tahun 1936. selama masa ini ia mempelajari fisiologi dan biokimia, kemudian diterima sebagai satu-satunya mahasiswa tingkat sarjana yang dibimbing Nobel Laureate Jammes Sumner. Pada tahun 1037 Pasamanick belajar di Fakultas Kedokteran Universitas Maryland, dan mendapatkan gelar M.D. pada tahun 1941. Ia menyelesaikan pendidikan psikiatriknya di Brooklyn State Hospital dan Harlem Hospital, keduanya di New York. Setelah pendidikan psikiatriknya di di Lembaga Psychiatric New York State pada tahun 1943, ia menjadi asisten di klinik perkembangan anak di Yale dimana dia adalah satu-satunya psikiater yang pernah diterima untuk belajar di bawah Arnold Gesell.[1]

Pasamanick selanjutnya memegang banyak posisi di Fakultas, dilembaga penelitian dan klinis, di berbagai sekolah kedokteran dan klinik di Amerika Serikat bagian timur laut. Pasamanick adalah Profesor Psychiarty Sosial Sir Aubrey and Lady Hilda Lewis disekolah Psikiarti New York, selain juga memegang posisi Profesor psikiatri di Fakultas Kedokteran Universitas New York.[1]

Sepanjang kariernya sebagai mentor-sarjana-klinis psikiarti anak, Pasamanick memperhatikan anak-anak luar biasa, khususnya mereka yang secara mental mengalami keterbelakangan. Ia selalu menentang praktik konvensional dan mempromosikan perubahan dan inovasi pada segala tingkatan. Pekerjaanya melakukan penggabungan penelitian dasar dalam perkembngan anak, baik menyangkut praktik maupun promosi kerangka konseptual yang jelas untuk perawatan.[1]


Referensi

  1. 1 2 3 Baihaqi, MIF (2014). Ensiklopedi Tokoh Pendidikan Luar Biasa. Bandung: Nuansa Cendekia. hlm. 310–311.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan