Sabtu, 03 Oktober 2026
15:57 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Bendera doa

Bendera doa

Bagikan:
330px-Gebetsflaggen-tsemo-gompa-leh.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bendera-bendera doa menghubungkan dua puncak dari Puncak Kemenangan di Leh, Ladakh, India. Namgyal Tsemo Gompa dapat terlihat di atas puncak.

Bendera doa Tibet adalah sebuah kain persegi berwarna, sering kali ditemukan menggantung di sepanjang jalur dan puncak di Himalaya. Bendera tersebut dipakai untuk memberkati wilayah di sekitarnya dan keperluan lainnya. Bendera doa diyakini berasal dari agama Bon.[1] Dalam agama Bon, shamanistik Bonpo memakai bendera-bendera polos berwarna primer di Tibet.[2] Bendera doa tradisional meliputi teks dan gambar cetak cukil kayu.

Catatan

  1. ↑ Barker, page 14
  2. ↑ "Radiant Heart: The Prayer Flag Tradition" (PDF). prayerflags.com. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2006-07-12. Diakses tanggal 2007-12-29.

Referensi

  • Barker, Diane (2003). Tibetan Prayer Flags. Connections Book Publishing. ISBN1-85906-106-0.
  • Beer, Robert (2004). Encyclopedia of Tibetan Symbols and Motifs. Serindia Publications Inc. ISBN1-932476-10-5
  • Hall, Rebecca S. (2016). "Between the living and the dead: three-tail funeral banners of Northern Thailand". Ars Orientalis. 46: 41–57.
  • Wise, Tad (2002). Blessings on the Wind: The Mystery & Meaning of Tibetan Prayer Flags. Chronicle Books. ISBN0-8118-3435-2.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Prayer flags.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan