Minggu, 01 November 2026
07:03 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Bellerofon

Bellerofon

Bagikan:
250px-Bellerofon_och_Pegasus%2C_Nordisk_familjebok.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bellerofon dan pegasus.

Bellerofon (Βελλεροφῶν) atau Bellerofontes (Βελλεροφόντης) adalah pahlawan dalam mitologi Yunani. Dia adalah pahlawan yang membunuh monster, seperti juga Kadmus dan Perseus, sebelum masa Herakles".[1] Dia membunuh Khimera, seekor monster yang memiliki kepala singa, badan kambing, ekor ular dan bisa menyemburkan api.[2]

Dalam mitologi

Bellerofon difitnah oleh Stheneboea, permaisuri raja Proetus. Namun, karena Bellerofon adalah tamunya, raja Proetus terikat hukum untuk tidak membunuhnya. Karena itu Bellerofon diutus untuk menemui raja Iobates, ayah Stheneboea, yang kemudian memberinya tugas untuk membunuh Khimera, monster yang merupakan anak dari Tifon dan Ekhidna, dengan tujuan agar Bellerofon terbunuh. Ketika Bellerofon sedang bermimpi, Athena mendatanginya dan memberinya kekang untuk menundukkan Pegasus karena hanya dengan menunggangi Pegasus, Bellerofon akan berhasil menumpas Khimera.

Kemudian Bellerofon pergi ke mata air Hippokrene di lereng Gunung Helikon, mata air yang muncul karena Pegasus menancapkan kukunya (hippos=kuda; krene=mata air). Di sana Bellerofon bertemu dengan 9 Musai yg memberinya petunjuk kapan Pegasus biasanya datang untuk minum. Pada akhirnya Bellerofon berhasil menundukkan Pegasus yg kemudian ditungganginya dalam pertempurannya melawan Khimera. Khimera akhirnya menemui ajalnya setelah Bellerofon menyumbat mulutnya dengan tombak berujung timah, yang mencair karena semburan apinya dan menyumbat pernafasannya.

Referensi

  1. ↑ Kerenyi 1959, p 75.
  2. ↑ Iliad vi.155–203.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Bellerophon.
Wikibooks logo
Wikibuku Mitologi Yunani memiliki halaman di:
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan