Selasa, 13 Oktober 2026
17:15 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM

Belkastrelka

Bagikan:
Belkastrelka
AsalYogyakarta, Indonesia
GenreElektronik
Tahun aktif2009-2017
LabelYes No Wave Music
Mantan anggota
  • Asa Rahmana
  • Yennu Ariendra

Belkastrelka adalah duo musik elektronik asal Yogyakarta, Indonesia, yang terdiri dari Asa Rahmana dan Yennu Ariendra.[1] Musik Belkastrelka memadukan musik elektronik dengan pengaruh musik tradisional Indonesia.[2] Album debut mereka, Penyusup Misterius dan Suara-Suara Aneh dari Kamar, dirilis melalui Yes No Wave Music.[3] Pada 2012, Belkastrelka merilis album kedua Bela Bangsa.[4] Karya mereka banyak mengeksplorasi tema mimpi, ingatan, kehilangan, dan perjalanan menuju dunia yang asing atau surealis.[1]

Sejarah

Belkastrelka merupakan proyek musik elektronik yang dibentuk oleh Asa Rahmana dan Yennu Ariendra di Yogyakarta.[5] Pada masa awal keberadaannya, Belkastrelka berkembang di lingkungan musik independen Yogyakarta dan menggunakan internet, termasuk MySpace, sebagai salah satu medium keberadaannya.[6] Nama Belkastrelka diambil dari nama dua anjing yang dikirim Uni Soviet ke luar angkasa dalam program antariksa Soviet, Belka dan Strelka.[7]

Belkastrelka merilis album pertamanya, Penyusup Misterius dan Suara-Suara Aneh dari Kamar, pada 2010. Album tersebut didistribusikan melalui netlabel Yes No Wave Music sebagai unduhan gratis.[6] VICE Indonesia memasukkan lagu "Penyusup" dari album tersebut sebagai salah satu lagu Indonesia terbaik di dekade 2010-an.[6]

Album kedua mereka adalah Bela Bangsa yang dirilis pada 2011, sebuah proyek yang melibatkan kolaborasi Belkastrelka dengan sejumlah musisi dan penyair. Karya tersebut berangkat dari pertunjukan musik Bela Bangsa yang dikembangkan oleh Yennu Ariendra dan Asa Rahmana dalam lingkungan Teater Garasi.[8] Album penuhnya diedarkan dalam format CD dengan jumlah terbatas, sedangkan Yes No Wave merilis versi dengan hanya tujuh lagu di situs mereka.[9]

Musik dan lirik

Belkastrelka dikenal dengan musik elektronik yang memadukan berbagai pengaruh dan pendekatan eksperimental. Gigsplay menyebut lirik mereka imajinatif, ganjil, dan cerdas, sementara VICE Indonesia menyebut album Penyusup Misterius dan Suara-Suara Aneh dari Kamar sebagai album elektro-pop dengan aransemen yang kuat. Tema lirik mereka banyak berkisar pada mimpi, ingatan, kehilangan, dan pencarian identitas; VICE Indonesia secara khusus menafsirkan lagu "Penyusup" sebagai gambaran surealis mengenai kehilangan mimpi, kenangan, dan jati diri di tengah perubahan teknologi.[7][6]

Diskografi

Album studio

Personel

Referensi

  1. 1 2 Eros, Marnala (2011-09-16). "Dunia Fiksi ala Belkastrelka". Gigsplay. Diakses tanggal 2026-08-26.
  2. ↑ "Belkastrelka". SoundCloud. Diakses tanggal 2026-08-26.
  3. ↑ "Belkastrelka". Yes No Wave Music. Diakses tanggal 2026-08-26.
  4. ↑ "Bela Bangsa". Yes No Wave Music. Diakses tanggal 2026-08-26.
  5. ↑ "Asa Rahmana". Goethe-Institut. Diakses tanggal 26 Agustus 2026.
  6. 1 2 3 4 "Lagu-Lagu Indonesia Terbaik Satu Dekade Terakhir". VICE Indonesia. 2019. Diakses tanggal 26 Agustus 2026.
  7. 1 2 Eros, Marnala (16 September 2011). "Dunia Fiksi ala Belkastrelka". Gigsplay. Diakses tanggal 26 Agustus 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ "Yennu Ariendra". Teater Garasi. Diakses tanggal 26 Agustus 2026.
  9. ↑ "Bela Bangsa". Yes No Wave Music. Diakses tanggal 26 Agustus 2026.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan