Sabtu, 31 Oktober 2026
17:09 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Belimbing demak

Bagikan:

Averrhoa carambola cultivar/cv. demak atau lebih dikenal dengan nama Belimbing demak adalah varietas belimbing (Averrhoa carambola) yang baik dan unggul di Indonesia[1][2] dan terus diteliti untuk dikembangkan.

Analisis

Asal nama belimbing Demak, tidak jauh dari Semarang, Jawa Tengah. Berasal dari nama tempat wilayah dikembangkannya varietas baru dalam jenis buah Belimbing yaitu di Kabupaten Demak, maka Belimbing ini diberi nama latin Averrhoa carambola cv. demak. Belimbing Demak terbagi menjadi 3 macam, yakni Demak Kunir, Demak Kapur, dan Demak Jingga. Ketiga macam belimbing Demak ini dibedakan berdasarkan bobot buah, jumlah produksi, dan bentuk buah. Ciri mendasar adalah warna buah. Belimbing demak kunir warnanya kuning merata, demak kapur putih merata, dan demak jingga warnanya kemerahan.[3]

Sejarah

Sejarah belimbing di Demak memang demikian panjang. Pada 1980-an, belimbing demak mencapai puncak kejayaan. Belimbing tak hanya ditanam di halaman rumah, tetapi lahan luas pun disulap menjadi ”hutan” belimbing. Masyarakat sebagian besar mengandalkan kehidupannya kepada buah belimbing. Namun seiring perjalanan waktu, pada pertengahan 1990-an tanaman belimbing yang berjumlah 71.500 pohon, kini tinggal 20 persen. Itu pun buahnya jarang diperjualbelikan sehingga kalah bersaing dengan belimbing dari Blitar, dan Jepara.

Catatan kaki

  1. ↑ http://www.sains.kompas.com/read/2011/01/11/09315973/Pelestari.Belimbing.Demak[pranala nonaktif permanen]
  2. ↑ Sastrapradja, Setijati; Soetisna, Usep; Panggabean Gillmour; Mogea, Johanis Palar; Soekardjo, Sukristijono, Sukardjo; Sunarto, Aloysius Tri (1980). Buah-buahan. 8:19. Jakarta:LBN - LIPI bekerjasama dengan Balai Pustaka.
  3. ↑ Nusmawarhaeni, Saptarini; Prihatini, Diah; Pohan, Endang Puspita (1999; cetakan ke-IX). Mengenal Buah Unggul Indonesia. hal.13 –14. Jakarta:Penebar Swadaya. ISBN 979-489-067-7.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan