Senin, 02 November 2026
12:37 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Bekut kuning-limau

Bekut kuning-limau

Bagikan:
Bekut kuning-limau
250px-Lemon_Goby.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Poison_goby_-_Gobiodon_citrinus_%28R%C3%BCppell%2C_1838%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Actinopterygii
Ordo: Gobiiformes
Famili: Gobiidae
Genus: Gobiodon
Spesies:
G. citrinus
Nama binomial
Gobiodon citrinus
(Rüppell, 1838)
Sinonim
  • Gobius citrinus Rüppell, 1838
  • Gobiodon hypselopterus Bleeker, 1875

Gobiodon citrinus, ikan bekut kuning-limau, adalah spesies ikan bekut yang berasal dari Samudera Hindia mulai dari Laut Merah dan pesisir Afrika hingga Samudera Pasifik bagian barat hingga Jepang, Samoa, dan Great Barrier Reef. Mereka adalah penghuni terumbu karang yang ditemukan pada kedalaman 2 hingga 20 meter (7 hingga 66 ft) dan berasosiasi dengan karang Acropora. Lendir yang dihasilkan ikan ini bersifat racun. Mereka tumbuh hingga panjang 66 sentimeter (26 in) TL. Mereka memiliki warna tubuh yang bervariasi dan bisa berwarna coklat tua, atau kuning pucat. Mereka juga memiliki garis vertikal biru yang mengelilingi mata dan insangnya. Spesies ini juga ditemukan dalam perdagangan akuarium dan dipelihara di akuarium.

Referensi

  1. ↑ Larson, H. (2019). "Gobiodon citrinus". IUCN Red List of Threatened Species. 2019 e.T193106A2196006. Diakses tanggal 9 Januari 2024.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Larson, H.; Williams, J.T.; Burt, J. & Allen, G. (2015). "Gobiodon citrinus (Persian Gulf assessment)". IUCN Red List of Threatened Species. 2015 e.T193106A57110511. Diakses tanggal 9 Januari 2024.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan