Minggu, 01 November 2026
09:25 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Bekantan Park

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks yang sudah ada. (September 2025) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Bekantan Park merupakan salah satu destinasi wisata keluarga yang cukup populer di Kalimantan Selatan. Sesuai dengan namanya, taman ini menjadikan bekantan, satwa endemik Kalimantan yang juga menjadi maskot provinsi, sebagai ikon utama.[1] Bekantan Park tidak hanya sekedar taman hiburan, tetapi juga ruang rekreasi edukatif yang menggabungkan unsur permainan, satwa, serta spot foto menarik. Kehadiran tempat ini menjadi pilihan warga Banjarbaru dan sekitarnya untuk berlibur dengan harga terjangkau sekaligus menambah pengetahuan.

Isi dan Daya Tarik

Ruang utama Bekantan Park dirancang menyerupai habitat alami bekantan, seperti hutan bakau dan lahan rawa. Suasana ini diperkuat dengan pepohonan rindang, gemericik air, dan udara sejuk yang menciptakan nuansa alami seolah berada dalam hutan belantara. Di sini, pengunjung bisa menyaksikan tingkah laku bekantan, seperti memanjat pohon, bergelantungan di akar, dan berinteraksi satu sama lain layaknya mereka berada di habitat liar.

Selain unsur edukatif, taman ini dilengkapi wahana mancakrida (outbound) dan spot foto ikonik.[2] Patung besar bekantan, miniatur jembatan Barito, patung alien dengan pesawat UFO, hingga jembatan gantung dan flying fox, menawarkan pengalaman interaktif yang menarik untuk berswafoto. Area interaksi dengan satwa lain seperti kura-kura, biawak, dan beruang yang dipelihara secara aman, semakin memperkaya pengalaman edukasi dan kebersamaan keluarga.

Harga Tiket Masuk

Harga tiket masuk Bekantan Park cukup terjangkau untuk semua kalangan. Pada umumnya, tiket dibanderol sekitar Rp15.000 per orang, sedangkan pada akhir pekan bisa mencapai Rp20.000 per orang. Dengan tarif tersebut, pengunjung dapat mengakses area rekreasi dan fasilitas edukasi di dalam taman. Tempat ini menjadi salah satu alternatif tujuan berlibur bagi warga Banjarbaru dan sekitarnya tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Konservasi dan Edukasi

Selain berfungsi sebagai tempat wisata, Bekantan Park juga dimanfaatkan sebagai sarana lembaga konservasi. Sebagian bekantan yang berada di sini merupakan satwa titipan hasil penyelamatan dari habitat yang rusak atau perdagangan ilegal. Pengelola bekerja sama dengan tim ahli untuk memastikan kesejahteraan satwa, mulai dari pemberian pakan yang sesuai hingga perawatan kesehatan rutin.[3] Upaya konservasi ini juga menjadi bagian dari edukasi bagi pengunjung, terutama generasi muda, agar semakin peduli pada kelestarian satwa dan lingkungan.

Referensi

  1. ↑ "Bekantan Park, Destinasi Wisata Keluarga Terbaik di Banjarbaru - Borneo ID" (dalam bahasa American English). 2024-04-04. Diakses tanggal 2025-08-30.
  2. ↑ Rental, Nabil (2021-02-25). "Bekantan Park Banjarbaru, Tempat Wisata Untuk Keluarga". CV. Nabil Group Rental. Diakses tanggal 2025-08-30.
  3. ↑ Ardianto. "Pengalaman Tak Terlupakan Bagi Para Pecinta Satwa Endemik di Bekantan Park Kalimantan Selatan - Timenews". Pengalaman Tak Terlupakan Bagi Para Pecinta Satwa Endemik di Bekantan Park Kalimantan Selatan - Timenews (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-08-30.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan