Kamis, 01 Oktober 2026
02:45 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Batu matahari Aztek

Batu matahari Aztek

Bagikan:
Batu Matahari
250px-Piedra_del_Sol_en_MNA.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bahan bakuBasalt
Ditemukan17 Desember 1790 di El Zócalo, Kota Meksiko
Lokasi sekarangMuseum Antropologi Nasional (Kota Meksiko)
 Meksiko
PeriodePascaklasik
KebudayaanMexica
osm-intl,10,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Batu_matahari_Aztek&revid=29798157&groups=_c100b8a8728f5f4850d80f20910a63da1bc0e518&parser=parsoid

Batu matahari Aztek (bahasa Spanyol:Piedra del Sol) adalah sebuah pahatan karya Mexica dari zaman Pascaklasik yang kini disimpan di Museum Antropologi Nasional di Kota Meksiko, dan pahatan ini mungkin merupakan salah satu karya seni Aztek yang paling terkenal.[1] Batu ini memiliki diameter 358 cm dan ketebalan 98 cm, sementara massanya tercatat sebesar 24 ton pendek (21,4 ton panjang; 21,8 t). Tidak lama setelah Aztek ditaklukan oleh bangsa Spanyol, pahatan ini terkubur di bawah Zócalo, alun-alun utama Kota Meksiko. Pahatan ini ditemukan kembali pada tanggal 17 Desember 1790 selama proyek perbaikan Katedral Kota Meksiko. Sesudah itu, pahatan ini dipasang di dinding luar katedral hingga tahun 1885.[2]

Para ahli awalnya menduga bahwa pahatan ini dibuat pada dasawarsa 1470-an, tetapi hasil penelitian modern menunjukkan bahwa pahatan ini dibuat antara tahun 1502 hingga 1521.[3]

Catatan kaki

  1. ↑ "National Anthropology Museum, Mexico City, "Sun Stone"". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-04-07. Diakses tanggal 2014-04-06.
  2. ↑ Getty Museum, "Aztec Calendar Stone" getty.edu, diakses 22 Agustus 2018
  3. ↑ Villela, Khristaan. "The Aztec Calendar Stone or Sun Stone", MexicoLore. Diakses 17 Desember 2015.


Ikon rintisan

Artikel bertopik arkeologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan