Minggu, 27 September 2026
00:21 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Batas Armstrong

Batas Armstrong

Ketinggian di atas tempat air mendidih pada suhu tubuh manusia

330px-F-16_pilot%2C_closeup%2C_canopy_blemishes_cleaned.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bila seorang pilot terbang di atas batas Armstrong dengan hanya menggunakan masker oksigen tanpa mengenakan pakaian tekanan, air yang membasahi paru-paru pilot akan mendidih, dan begitu pula air liur di mulutnya.

Batas Armstrong atau garis Armstrong adalah ketinggian dengan tekanan atmosfer yang begitu rendah (0,0618 atmosfer atau 63 kPa (19 inHg)) hingga air mendidih pada suhu tubuh manusia: 37 °C (98,6 °F). Istilah ini dinamai dari Harry George Armstrong, pendiri Departemen Kedokteran Angkasa Angkatan Udara Amerika Serikat pada tahun 1947 di Randolph Field, Texas. Armstrong adalah orang pertama yang menemukan fenomena ini, yang muncul di ketinggian di mana manusia tidak dapat bertahan hidup bila lingkungan sekitarnya tidak dipresurisasi.[1] Di Bumi, batas Armstrong dilaporkan berada di ketinggian antara 18.900 hingga 19.350 meter (62.000 hingga 63.500 kaki, atau sekitar 12 mil (10 nmi)).[2]

Lihat pula

Catatan kaki

  1. ↑ "NAHF - Harry Armstrong". Diarsipkan dari asli tanggal 2007-11-18. Diakses tanggal 2015-11-27.
  2. ↑ NASAexplores Glossary di web.archive.org

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik ilmu pengetahuan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan