Jumat, 23 Oktober 2026
23:26 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada

Batang Bayang

sungai di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat

Bagikan:
Batang Bayang
Sungai Bayang, Batang Air Bayang
osm-intl,10,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Batang_Bayang&revid=27744868&groups=_98917709eba3904b435d55d877f5ddc060eaeff7&parser=parsoid
Lokasi
ProvinsiSumatra Barat
KabupatenSolok & Pesisir Selatan
Ciri-ciri fisik
Hulu sungaiPegunungan Bukit Barisan
 - lokasiSimpang Tj. Nan IV
 - elevasi1600 mdpl
Muara sungaiSamudra Hindia
 - lokasiPasar Baru (Kec. Bayang)
Daerah Aliran Sungai
Sistem sungaiDAS Bayang
Luas DAS528,99 km²
Markah tanahJembatan Akar Pakiah Sokan
Informasi lokal
GeoNames1649490

Batang Bayang (juga dikenal sebagai Batang Air Bayang) adalah sebuah sungai yang berlokasi di Provinsi Sumatera Barat, Indonesia.[1][2] Sungai ini mengalir dari arah timur laut menuju barat daya dan menjadi salah satu sungai utama di Kabupaten Pesisir Selatan.[2] Aliran Batang Bayang melintasi beberapa kecamatan dari hulu ke hilir diantaranya:

Hidrologi DAS

Batang Bayang berhulu di kompleks pegunungan Bukit Barisan, tepatnya di kawasan Simpang Tanjung Nan IV, Danau Kembar, Kabupaten Solok.[3] Aliran sungai ini kemudian bermuara di Samudra Hindia, yang terletak di pesisir barat Pulau Sumatra, pada wilayah Pasar Baru, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan.[1][2][3]

Sungai ini merupakan bagian dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Bayang, yang memiliki luas keseluruhan sekitar 52.899,03 hektar atau setara dengan 528,99 km².[3] Pengelolaan konservasi DAS Bayang dilakukan oleh Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Agam Kuantan.[3]

Keanekaragaman Hayati

Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada tahun 2017, Batang Bayang diketahui memiliki berbagai jenis ikan yang cukup beragam. Studi tersebut mencatat 12 spesies ikan yang tertangkap di sungai ini, dimana kondisi fisikokimia airnya masih mendukung keberadaan ikan-ikan tersebut.[4]

Beberapa jenis ikan yang ditemukan antara lain:

  • Osteochillus waandersii
  • Tor tambroides
  • Osteochillus hasseltii
  • Nemacheilus pallidus
  • Anabas testudineus
  • Butis gymnopomus
  • Lutjanus ehrenbergii
  • Terapon jarbua
  • Caranx papuensis
  • Oreochromis niloticus
  • Chelonodon patoca
  • Mystus nigriceps

Jembatan Akar

Di salah satu anak sungai Batang Bayang, terdapat sebuah objek wisata alam yang unik dan bersejarah bernama Jembatan Akar. Jembatan ini berlokasi di Kampung Pulai, Nagari Puluik-Puluik, Kecamatan Bayang Utara.[5]

Jembatan ini terbentuk secara alami dari dua akar pohon beringin yang tumbuh dari sisi sungai yang berbeda dan saling menyatu, membentuk sebuah jembatan sepanjang sekitar 11 meter. Proses pembentukan jembatan ini membutuhkan waktu puluhan tahun. Keunikan jembatan ini telah menjadikannya daya tarik wisata utama di daerah tersebut.[5]

Kerusakan Ekosistem DAS

Kawasan hulu Batang Bayang menghadapi permasalahan lingkungan yang serius, terutama terkait aktivitas pembalakan hutan yang masif. Laporan dari anggota DPRD Pesisir Selatan menyoroti kegiatan pembukaan lahan secara besar-besaran di wilayah Sariak Bayang, yang berbatasan dengan Alahan Panjang.[6]

Aktivitas ini telah menyebabkan kerusakan lingkungan yang parah, seperti:[6]

  • Penebangan hutan di perbukitan dengan kemiringan terjal.
  • Pencemaran air akibat tumpukan limbah kayu di sepanjang anak sungai.
  • Pembukaan akses jalan baru di lereng-lereng bukit untuk mengangkut kayu gelondongan.

Kerusakan ini berpotensi mengganggu ekosistem hutan dan aliran sungai, serta menimbulkan risiko bencana alam di masa mendatang.[6]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 "Batang Bayang". Mapcarta (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-08-02.
  2. 1 2 3 "Hubungan: Batang Air Bayang (13288439)". OpenStreetMap. 2021-12-18. Diakses tanggal 2025-08-02.
  3. 1 2 3 4 "Peta Interaktif SIGAP Kementerian LHK". Geoportal MenLHK. Diakses tanggal 2025-08-02.
  4. ↑ Sari, Wahyuni Prasetiyo; Risdawati, Dra Hj Renny; Yanti, Febri (2017-08-11). "JENIS-JENIS IKAN YANG TERTANGKAP DI BATANG BAYANG KECAMATAN BAYANG KABUPATEN PESISIR SELATAN". Jurnal Ilmiah Mahasiswa STKIP PGRI Sumatera Barat (dalam bahasa Inggris). 2017 (1).
  5. 1 2 Fajar, Jay (2014-10-10). "Mongabay Travel : Pesona Jembatan Akar Sungai Batang Bayang Sumbar". Mongabay.co.id. Diakses tanggal 2025-08-02.
  6. 1 2 3 RI, Direktorat TK3P-Kementerian Komunikasi dan Informatika. "Hutan Hulu Sungai Batang Bayang Rusak Parah, DPRD Pessel Desak Penghentian Pembalakan di Sariak Bayang". kelola.kim.id. Diakses tanggal 2025-08-02.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan