Rabu, 30 September 2026
22:01 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh

Baptis darah

Bagikan:

Dalam teologi Kristen, baptis darah (bahasa Latin:baptismus sanguinis[1][2]) atau pembaptisan oleh darah, juga disebut baptis martir,[3] adalah doktrin yang menyatakan bahwa seorang Kristen dapat memperoleh rahmat pembenaran, yang biasanya dapat diperoleh melalui baptis air, melalui kemartiran tanpa perlu menerima baptis air tersebut.

Periode patristik

Siprianus dari Kartago, dalam suratnya pada tahun 256 mengenai persoalan apakah seorang katekumen yang ditangkap dan dibunuh karena keyakinannya kepada Yesus Kristus "akan kehilangan harapan keselamatan dan upah pengakuan iman, karena dia sebelumnya tidak 'dilahirkan kembali dari air'", menjawab bahwa "mereka pasti tidak akan kekurangan sakramen baptis karena telah dibaptis dengan baptis darah yang paling mulia dan agung".[4]

Sirilus dari Yerusalem, dalam katekesenya yang disampaikan pada Masa Prapaskah tahun 348, menyatakan, "Barang siapa tidak dibaptis, ia tak akan beroleh keselamatan; kecuali para martir, yang bahkan tanpa air pun memperoleh Kerajaan Allah."[5]

Pendapat menurut denominasi

Ringkasan

Doktrin ini dianut oleh Gereja Katolik, Gereja Ortodoks Oriental,[6][7][8][9] Gereja Ortodoks Timur,[3] dan Asosiasi Gereja Lutheran Amerika.[10]

Lutheranisme

Bagi umat Anabaptis dan umat Lutheran, mereka yang mati sebagai seorang martir Kristen dalam periode penindasan terhadap orang Kristen dianggap memperoleh manfaat baptis tanpa benar-benar menjalani ritual pembaptisan.[11]

Pengakuan Iman Augsburg dalam Lutheranisme menegaskan bahwa "Baptis biasanya diperlukan untuk keselamatan". Dengan mengutip ajaran para Bapa Gereja mula-mula, umat Lutheran mengakui baptis darah dalam "keadaan penganiayaan dan penindasan".[12]

Anabaptis

Seperti yang disebutkan di atas, mereka yang mati sebagai martir Kristen dalam periode penindasan terhadap orang Kristen, bagi umat Anabaptis, dianggap telah memperoleh manfaat baptis tanpa benar-benar menjalani ritual tersebut.[11]

Gereja Katolik

Dalam Gereja Katolik, baptis darah "dapat menggantikan Sakramen Baptis sejauh menyangkut hubungan dengan rahmat, tetapi tidak menyebabkan kesatuan dengan Gereja, karena [baptis tersebut] tidak memberikan meterai sakramental yang membuat seseorang terikat secara formal pada Gereja”.[13]

Feeneyisme

Feeneyisme menyangkal baptis darah serta baptis rindu.[14]

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ "CATHOLIC ENCYCLOPEDIA: Baptism". www.newadvent.org. Diakses tanggal 2021-12-27.
  2. ↑ "Topical Bible: Lutheran". biblehub.com. Diakses tanggal 2023-01-24.
  3. 1 2 Mastrantonis, George (1969). "Section one – On Faith - The Sacrament of Baptism". A new-style catechism on the Eastern Orthodox faith for adults. Internet Archive. St. Louis: The Ologos Mission. hlm. 118.
  4. ↑ "CHURCH FATHERS: Epistle 72 (Cyprian of Carthage)". www.newadvent.org. Diakses tanggal 2021-12-26.
  5. ↑ "CHURCH FATHERS: Catechetical Lecture 3 (Cyril of Jerusalem)". www.newadvent.org. Diakses tanggal 2021-12-26.
  6. ↑ "Holy Baptism". Malankara Archdiocese of The Syrian Orthodox Church in North America (Under the Holy See of Antioch & All the East) (dalam bahasa Inggris). 2020-12-14. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 April 2014. Diakses tanggal 2021-12-26.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "The Sacrament of Baptism". CopticChurch.net. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 Februari 2021. Diakses tanggal 2021-12-26.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ "The history of the Armenian Church". CHIESA APOSTOLICA ARMENA D'ITALIA. (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 17 April 2019. Diakses tanggal 2021-12-26.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "THE FAITH OF THE CHURCH - PART-II, The Seven Sacraments - CHAPTER 1". The Ethiopian Orthodox Tewahedo Church. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 Agustus 2008. Diakses tanggal 2021-12-27.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ "The Necessity of Holy Baptism". The American Assoc. of Lutheran Churches (dalam bahasa Inggris). Januari 17, 2017. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 April 2017. Diakses tanggal 2021-12-26.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. 1 2 Hill, Kat (2015). Baptism, Brotherhood, and Belief in Reformation Germany: Anabaptism and Lutheranism, 1525-1585 (dalam bahasa Inggris). Oxford University Press. hlm. 134. ISBN 9780198733546.
  12. ↑ Larson-Miller, Lizette; Knowles, Walter (26 Juni 2013). Drenched in Grace: Essays in Baptismal Ecclesiology Inspired by the Work and Ministry of Louis Weil (dalam bahasa Inggris). Wipf and Stock Publishers. hlm. 55. ISBN 9781621897538.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. ↑ Ott, Ludwig (n.d.). "Book four — Part 2 – Chapter 5 – §19 - 3.". Dalam Bastible, James (ed.). Fundamentals of Catholic Dogma. Diterjemahkan oleh Lynch, Patrick. Fort Collins, Colorado: Roman Catholic Books. hlm. 311. ISBN 978-1-929291-85-4.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tahun (link)
  14. ↑ "Why is the Vatican taking action against the Slaves of the Immaculate Heart of Mary?". Catholic Herald (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2019-01-17. Diakses tanggal 2022-06-02.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan