Rabu, 23 September 2026
20:06 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Bantuan

Bantuan

500px-2005net_oda.PNG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta persebaran bantuan pembangunan resmi tahun 2005.

Dalam hubungan internasional, bantuan (juga disebut bantuan internasional atau bantuan luar negeri) adalah perpindahan sumber daya dari satu negara ke negara lain secara sukarela.

Bantuan memiliki beberapa tujuan, yaitu tanda persetujuan diplomatik, memperkuat sekutu militer, imbalan atas tindakan yang diambil negara penerima, memperluas pengaruh budaya negara donor, membangun infrastruktur yang diperlukan bagi negara donor untuk mengeksploitasi sumber daya dari negara penerima, atau mendapat akses perdagangan.[1]Kemanusiaan dan kedermawanan juga merupakan salah satu alasan pemberian bantuan.[2]

Bantuan dapat diberikan oleh suatu pemerintah dari negara berdaulat kepada individu, organisasi swasta, atau pemerintah yang lain. Perpindahan sumber daya yang dapat digolongkan sebagai "bantuan" bervariasi dari negara ke negara. Misalnya, pemerintah Amerika Serikat menghapus bantuan militer dari laporan bantuan luar negerinya pada tahun 1958.[3] Jenis bantuan yang paling sering diberikan adalah bantuan pembangunan resmi (ODA; Official Development Assistance).

Cakupan

Sebagian besar bantuan pembangunan resmi (ODA) berasal dari 28 anggota Development Assistance Committee (DAC) dengan nilai $135 miliar pada tahun 2013. $15,9 miliar berasal dari Komisi Eropa, dan $9,4 miliar berasal dari negara-negara non-DAC. Meski jumlah bantuan pembangunan mencapai puncaknya pada tahun 2013, bantuan ke negara-negara Afrika sub-Sahara terus menurun.[4]

10 penerima bantuan terbesar (2012)

Bantuan luar negeri yang diterima (miliar US$)[5]
Negara2012
 Afghanistan6,72
 Vietnam4,11
 Ethiopia3,26
 Turki3,03
 Republik Demokratik Kongo2,85
 Tanzania2,83
 Kenya2,65
 Côte d'Ivoire2,63
 Bangladesh2,15
 Mozambik2,09

10 negara donor terbesar (2013)

Bantuan pembangunan resmi (absolut) yang disumbangkan oleh 10 negara DAC terbesar dirincikan di bawah ini. Negara-negara Uni Eropa menyumbang $70,73 miliar, dan lembaga Uni Eropa menyumbang $15,93 miliar.[4][6]

  1.  Amerika Serikat – $31,55 miliar
  2.  Britania Raya – $17,88 miliar
  3.  Jerman – $14,06 miliar
  4.  Jepang – $11,79 miliar
  5.  Prancis – $11,38 miliar
  6.  Swedia – $5,83 miliar
  7.  Norwegia – $5,58 miliar
  8.  Belanda – $5,44 miliar
  9.  Kanada – $4,91 miliar
  10.  Australia – $4,85 miliar

Bantuan pembangunan resmi dalam bentuk persentase pendapatan nasional bruto disumbangkan oleh 10 negara DAC terbesar. Lima negara di antaranya memenuhi target rasio ODA/GNI 0,7% yang ditetapkan PBB tahun 2013:[4]

  1.  Norwegia – 1,07%
  2.  Swedia – 1,02%
  3.  Luksemburg – 1,00%
  4.  Denmark – 0,85%
  5.  Britania Raya – 0,72%
  6.  Belanda – 0,67%
  7.  Finlandia – 0,55%
  8.  Swiss – 0,47%
  9.  Belgia – 0,45%
  10.  Irlandia – 0,45%

Negara-negara Uni Eropa yang juga merupakan anggota Development Assistance Committee memberikan 0,42% GNI-nya (tidak termasuk $15,93 miliar dari lembaga Uni Eropa).[4]

Lihat pula

Negara:

Referensi

  1. "Britannica Money". www.britannica.com (dalam bahasa Inggris). 2025-04-19. Diakses tanggal 2025-05-04.
  2. Lancaster, pp. 4–5.
  3. Lancaster, p. 67: "In 1957 the administration (with congressional support) separated economic from military assistance and created a Development Loan Fund (DLF) to provide concessional credits to developing countries world-wide (i.e. not, as in the past, just those in areas of potential conflict with Moscow) to promote their long-term growth.
  4. 1 2 3 4 "Aid to developing countries rebounds in 2013 to reach an all-time high". OECD. 8 April 2014. Diakses tanggal 18 Oktober 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. http://data.worldbank.org/indicator/DT.ODA.ALLD.CD
  6. "Development and cooperation". European Union. Diakses tanggal 29 Maret 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  • Ali, Abdiweli M.; Said Isse, Hodan (2007). "Foreign Aid and Free Trade and their Effect on Income: A Panel Analysis". The Journal of Developing Areas. 41 (1): 127–142. doi:10.1353/jda.2008.0016.

Bacaan lanjutan

Pranala luar

Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Bantuan.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan