Minggu, 11 Oktober 2026
14:20 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober

Bani Rasib

Bagikan:

Bani Rasib adalah suatu kaum yang durhaka kepada Allah SWT. Bani Rasib adalah kaum keturunan Qabil. Nabi Nuh diutus oleh Allah kepada kaum ini. Dalam kisahnya, Bani Rasib dahulu beriman kepada Allah dan memiliki 5 orang kebanggaan. 5 orang itu adalah: Wadd, Suwa', Ya'uq, Yaghuts dan Nasr.[1]

Berhala

Kelima orang tersebut sangat shalih dan panutan, mereka adalah keturunan dari Nabi Adam. Pada saat mereka berlima wafat, Setan membisikkan ke telinga Bani Rasib untuk mendirikan berhala di majelis mereka dan menamakannya sesuai nama orang-orang tersebut. Bani Rasib lama-kelamaan menyembah berhala itu dan kufur kepada Allah. Berhala-berhala itu disinggung pada surat Nuh ayat 23:

Dan mereka berkata: "Jangan sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) tuhan-tuhan kamu dan jangan pula sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) Wadd, Suwa', Yaghuts, Ya'uq dan Nasr."

— Qur'an Nuh:23

Seruan Nabi Nuh

Ketika Bahtera Nabi Nuh telah selesai, Nabi Nuh menyeru Bani Rasib untuk memasuki kapal karena dalam waktu dekat akan terjadi banjir. Namun, karena bebalnya kaum ini, mereka mentertawakan Nabi Nuh dan mengira Nabi Nuh orang gila disebabkan bahtera itu dibuat di sebuah dataran yang tidak ada laut.

250px-Franz%C3%B6sischer_Meister_um_1675_001.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nabi Nuh menyerukan kaumnya masuk ke dalam Bahtera

Namun secara tiba-tiba, di hamparan luas itu kemudian turunlah hujan yang sangat deras daripada biasanya. Dan ketika air sudah mulai naik, Nabi Nuh dan pengikutnya naik ke bahtera dan Bani Rasib yang kafir menaiki bukit berharap mereka dapat selamat. Namun atas kehendak Allah, Bani Rasib yang kufur ditenggelamkan sebagaimana firman Allah:

Disebabkan kesalahan-kesalahan mereka, mereka ditenggelamkan lalu dimasukkan ke neraka, maka mereka tidak dapat penolong selain Allah.

— Qur'an Nuh:25

Bani Rasib yang tenggelam akan dimasukkan ke dalam neraka, sebab, mereka telah mendurhakai Allah dan Nabi-Nya. Bahkan anak sulung Nabi Nuh yaitu Kan'an dan istrinya yang juga durhaka yaitu Wa'ilah termasuk orang-orang yang ditenggelamkan dan masuk neraka.

Lihat Pula

Air bah (Nuh)

Nuh

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan