Senin, 28 September 2026
15:32 WIB
TERKINI
Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan
Bangsa Skithia

Bangsa Skithia

250px-Warrior_of_Scithians.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seorang prajurit Skithia.

Bangsa Skithia atau Skith[1] (bahasa Yunani Kuno:Σκύθαι) jika merujuk pada tradisi Yahudi adalah bangsa penghuni wilayah Ukraina Timur, Rusia Selatan, Georgia, Armenia, Azerbaijan dan Asia Tengah yang merupakan pastoralis nomaden penunggang kuda[2] pada masa Antikuitas Klasik mendominasi stepa Pontos-Kaspia, yang ketika itu dikenal sebagai Skithia. dan dipercaya telah menempati wilayah tersebut sampai ke sebuah pemakaman kerajaan di wilayah sekitar Asia Timur.[3] Pada masa Antikuitas Akhir orang Sarmatia datang dan menguasai bangsa Skithia di sebelah barat. Banyak dari informasi mengenai bangsa Skithia berasal dari sejarawan Yunani, Herodotos (sek. 440 BC) dalam karyanya Historia dan Ovidius dalam sajaknya Epistulae ex Ponto. Penemuan arkeologi menunjukkan adanya benda-benda indah dari emas yang ditemukan di gundukan pemakamn Skithia di Ukraina dan Rusia selatan.

Nama "Skithia" pernah digunakan untuk menyebut berbagai bangsa yang mirip dengan bangsa Skithi, atau yang tinggal di daerah Asia Tengah, Rusia, dan Ukraina—dikenal sampai Abad Pertengahan sebagai Skithia. Mereka digambarkan sebagai "jaringan suku-suku yang secara budaya serupa."[4] Misalnya, nama Skithia pernah digunakan untuk menyebut bangsa Goth. beberapa ahli sejarah atau arkeolog berpendapat bangsa ini merupakan keturunan dari salah satu anak Nabi Nuh yg kemudian terpecah menjadi beberapa suku/bangsa lain yang salah satunya adalah suku/bangsa Khazar [5]

Catatan kaki

  1. ↑ Scythian is pronounced [ˈsɪθi.ən] or [ˈsɪði.ən]. Scyth is pronounced [ˈsɪθ]. From Greek Σκύθης. Note Scytho- /ˈsaɪθoʊ/ in composition (OED).
  2. ↑ "Scythian". The New Encyclopædia Britannica, Micropædia. Volume. Vol. 10 (Edisi 15th). hlm. 576. member of a nomadic people originally of Iranian stock who migrated from Central Asia to southern Russia in the 8th and 7th centuries BC
  3. ↑ "Scythian mummy shown in Germany". BBC News. 24 Agustus 2006. Diakses tanggal 3 Oktober 2010.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Curry, Andrew (Juli 2008). "Frozen Siberian Mummies Reveal a Lost Civilization". Discover. Never constituting an empire, the Scythians were a network of culturally similar tribes that ranged from Siberia to Egypt almost 3000 years ago and faded away around A.D. 100{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Kulikowski, Michael (2007). Rome's Gothic Wars from the Third Century to Alaric. Cambridge: Cambridge University Press. hlm. 15. And so the Goths, when they first appear in our written sources, are Scythians- they lived where the Scythians had once lived, they were the barbarian mirror image of the civilised Greek world as the Scythians had been, and so they were themselves Scythians.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Scythians.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan