Senin, 26 Oktober 2026
09:55 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Bangkitnya Suster Gepeng

film Indonesia

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Bangkitnya Suster Gepeng" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Bangkitnya Suster Gepeng
PemeranAelke Mariska
Ozy Syahputra
Baby Margaretha
Jenny Cortez
Roro Fitria
Andreano Philip
Shiddiq Kamidi
Tanggal rilis
11 Oktober 2012
Durasi90 menit
NegaraIndonesia
BahasaBahasa Indonesia

Bangkitnya Suster Gepeng adalah film horor Indonesia yang akan dirilis pada 11 Oktober 2012. Film ini dibintangi oleh Aelka Mariska dan Baby Margareth.

Sinopsis

Keiko Larasati Hirosuke adalah cewek blasteran Jepang-Indonesia, kakeknya dulu adalah seorang serdadu Jepang yang ditugaskan di Indonesia. Setelah perang usai, sang kakek pulang ke Jepang, menikah dan punya satu anak yang kemudian menikah dengan pria Indonesia. Suatu malam, sepulang clubbing bersama pacar dan teman- temannya, Keiko mendapatkan teror yang menyeramkan. Ada sebuah siaran aneh di radio, seperti siaran zaman perang kemerdekaan. Suara perempuan itu menyebut-nyebut tentang utang nyawa yang harus dibayar. Keiko dan teman-temannya bingung.

Sejak teror malam itu, Keiko mengalami teror-teror lain dengan munculnya suster gepeng yang bersimbah darah dan selalu mengucapkan kata-kata dalam bahasa Jepang Yakusoku wa shakkindesu....inochi ga kiken narudarou! yang berarti Janji adalah utang, nyawa taruhannya Tidak hanya teror, suster gepeng itu juga membantai orang di sekitar Keiko, Suster itu menuntut sesuatu yang tak dimengerti oleh Keiko, sampai ia menelpon Sato Hirosuke, kakeknya yang kini telah tinggal di Jepang. Terkuaklah sebuah cerita pada masa lalu yang berakhir tragis. Pada masa-masa di mana proklamasi kemerdekaan Indonesia akan dikumandangkan, adalah kisah cinta antara Sato Hirosauke muda dengan seorang suster Indonesia. Mereka bertemu secara sembunyi-sembunyi menghindari tentangan dari bangsa masing-masing yang tengah berseteru.

Suster itu bernama Larasati. Larasati terlibat dengan gerakan pemuda untuk mempersiapkan proklamasi. Tentara Jepang mendengar gerakan itu dan melakukan operasi untuk mencegah terjadinya proklamasi. Larasati yang menjadi target pengejaran tentara Jepang, tertangkap dan mati terjepit di lift. Ironisnya, Sato Hirosuke ada di sana dan tak mampu berbuat apa-apa Karena itulah Suster Larasati menuntut balas dan ingin supaya pengorbannya bersama kelompok pemuda yang dibantai Jepang diakui. Keiko dan teman-temannya terlibat dalam kasus itu. Satu persatu teman Keiko dibantai, hingga ketika tinggal Keiko sendirian dan terdesak, munculah Sato Hirosuke tua menyelamatkan cucunya itu. Dan satu-satunya cara untuk menyudahi teror itu adalah penebusan dosa yang harus dilakukan Sato.[1]

Referensi

  1. ↑ Bangkitnya Suster Gepeng[pranala nonaktif permanen], diakses pada 12 September 2012.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik film Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan