Senin, 02 November 2026
20:48 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Banana Yoshimoto

Banana Yoshimoto

Penulis Jepang

Bagikan:
Infobox orangBanana Yoshimoto
250px-Banana_Yosimoto.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran(ja) 吉本 真秀子 Suntingan nilai di Wikidata
24 Juli 1964 Suntingan nilai di Wikidata (62 tahun)
Bunkyō (Jepang) Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
PendidikanUniversitas Nihon Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
SpesialisasiSastra Suntingan nilai di Wikidata
Pekerjaanpenulis,esais,penulis cerita pendek,novelis Suntingan nilai di Wikidata
Periode aktif1986 Suntingan nilai di Wikidata –
GenreEsai Suntingan nilai di Wikidata
Karya kreatif
Karya terkenal
Keluarga
AyahTakaaki Yoshimoto Suntingan nilai di Wikidata
SaudaraYoiko Haruno (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Situs webyoshimotobanana.com Suntingan nilai di Wikidata
IMDB: nm0949012 X: y_banana Musicbrainz: 6cbf50b4-9a3b-4b47-a1f6-e46b6aeff740 Discogs: 1251783 Modifica els identificadors a Wikidata

Banana Yoshimoto (吉本 ばなな, Yoshimoto Banana) (lahir 24 Juli 1964) adalah penulis berkebangsaan Jepang yang lahir di Tokyo.[1][2] Kitchen (1987) merupakan novela debutnya sebagai penulis. Novela tersebut memenangkan Kaien Newcomer Writers Prize ke-6.[1][3]

Latar belakang

Banana Yoshimoto yang bernama asli Yoshimoto Mahoko lahir pada 24 Juli 1964 di Tokyo, Jepang.[2][4] Yoshimoto tumbuh besar dalam keluarga yang liberal.[3] Ayahnya bernama Takaaki (mempunyai nama pena "Ryūmei") adalah seorang penyair, filsuf, intelektual, kritikus sastra, dan pemimpin gerakan mahasiswa radikal pada akhir 1960-an.[3][4] Kakaknya, Haruno Yoiko, adalah seniman manga terkenal dan juga kontributor di majalah kucing.[3]

Yoshimoto merupakan lulusan jurusan sastra dari Universitas Nihon.[2][3] Dia mendapatkan nama pena "Banana" ketika masih kuliah di sana. Yoshimoto memilih kata "Banana" sebagai bukti cintanya pada bunga pisang. Selain itu, alasan lainnya adalah nama itu terdengar lucu dan androgini.[3]

Karier menulis

Yoshimoto mulai menulis pada usia lima tahun, terinspirasi oleh kreativitas dan bakat kakak perempuannya dalam menggambar.[3]

Ketika masih kuliah di Universitas Nihon, dia menunjukkan bakatnya pertama kali melalui sebuah cerita kelulusan berjudul Moonlight Shadow (1986), yang langsung sukses dan memenangkan Izumi Kyoka Prize.[3]

Kitchen

Pada tahun 1988, Yoshimoto merilis novela debutnya yang berjudul Kitchen―bercerita tentang seorang gadis pencinta dapur dan seorang anak laki-laki yang mempunyai ibu transseksual. Novela ini mengantarkan Yoshimoto meraih penghargaan Kaien Newcomer Writers Prize ke-6,[1][3] Umitsubame First Novel Prize, dan Izumi Kyoka Literary Prize ke-16.[3] Kemudian, bersama dengan Utakata/Sankuchuari, novela Kitchen membawa Yoshimoto meraih Best Newcomer Artists Recommended Prize edisi ke-39 dari Menteri Pendidikan.[3]

Referensi

  1. 1 2 3 "Banana Yoshimoto". Counterpoint Press (dalam bahasa American English). 3 Mei 2016. Diakses tanggal 4 Juni 2021.
  2. 1 2 3 "BANANA YOSHIMOTO OFFICIAL SITE | PROFILE". www.yoshimotobanana.com. Diakses tanggal 4 Juni 2021.
  3. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Wong, Cassie (26 Desember 2016). "Banana Yoshimoto's Improbable Literary Journey From Waitress to Writer". Culture Trip. Diakses tanggal 22 Juli 2021.
  4. 1 2 "Banana Yoshimoto | Biography, Books, & Facts". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 22 Juli 2021.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan