Minggu, 01 November 2026
04:08 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Bambusa clavata

Bagikan:
Bambusa clavata
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Monocots
Klad: Commelinids
Ordo: Poales
Famili: Poaceae
Genus: Bambusa
Spesies:
B. clavata
Nama binomial
Bambusa clavata
Stapleton

Bambusa clavata adalah spesies bambu dari genus Bambusa.[1][2]

Distribusi

Bambusa clavata merupakan endemik di Bhutan.[3]

Deskripsi

Bambusa clavata tumbuh hingga 1000–1200 cm (10-12 m) panjangnya sampai ke ujung buluh.[4] Tanaman ini bersifat tahunan. Enam benang sarinya memiliki panjang 8–10 mm. Kepala putik berjumlah 2 atau 3. Spikelet terdiri dari 5 hingga 8 floret, yang mengecil di bagian apeks. Gluma berjumlah banyak.

Referensi

  1. ↑ "Bambusa". The Plant List, RBG Kew. Diakses tanggal 24 Januari 2012.
  2. ↑ Ohrnberger, D. (1999-01-29). The Bamboos of the World: Annotated Nomenclature and Literature of the Species and the Higher and Lower Taxa (dalam bahasa Inggris). Elsevier. ISBN 9780080542386.
  3. ↑ "World Checklist of Selected Plant Families: Royal Botanic Gardens, Kew". wcsp.science.kew.org (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2017-09-25.
  4. ↑ kh02kg. "RBG Kew: GrassBase – Bambusa clavata Description". www.kew.org (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2017-09-25.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik Bambu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan