Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks yang sudah ada. (November 2022) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini) |
Bambang Sutantio | |
|---|---|
| Lahir | 26 Desember 1958 (umur 67) Semarang, Indonesia |
| Pendidikan | University of Berlin |
| Pekerjaan | Founder Cimory Mountain Dairy |
| Anak | Wenzel Sutantio Axel Sutantio Farell Sutantio |
Bambang Sutantio (lahir 26 Desember 1958) adalah pendiri dari Cimory Group, produsen susu dan yogurt dengan merek Cimory yang merupakan singkatan dari Cisarua Mountain Dairy.[1] Sejak didirikan pada tahun 1992 dengan lokasi usaha hanya berbentuk garasi rumah dan restoran keluarganya dan bermodalkan Rp 150 juta, Bambang Sutantio mampu membesarkan usaha susu dan yogurt Cimory hingga kini memiliki kekayaan Rp 24,75 triliun pada tahun 2022.[2]
Cisarua Mountain Dairy yang didirikan Bambang Sutantio tahun 2006 berhasil menjadi perusahaan terbuka pada 6 Desember 2021. Saat ini, Cimory menjadi induk perusahaan yang menaungi tiga perusahaan, yakni PT Macroprima Panganutama, PT Macrosentra Niagaboga, dan PT Java Egg Specialities.[3]
Pada tahun 2017, Cimory berhasil menembus pasar Tiongkok dan Vietnam, kemudian pada tahun 2021 telah memiliki tiga pabrik yang menampung susu dari 18 koperasi peternak susu sapi.[4]
Pendidikan
Bambang Sutantio merupakan lulusan Technical University of Berlin jurusan teknologi pangan tahun 1984.[4]
Awal Karier
Selepas kuliah di Berlin, Bambang Sutantio kemudian bekerja keras sebagai sales engineer perusahaan peralatan industri asal Jerman bernama Fuehrmeister.[4]
Bambang Sutantio kemudian mulai merintis usaha dengan mendirikan perusahaan pengolahan daging bernama PT Macroprima Panganutama pada tahun 1993. Lokasi usahanya adalah garasi rumah dan restoran milik keluarganya, dengan modal pinjaman dari bank sebesar Rp 150 juta. Tahun 1999, Macroprima kemudian memproduksi sosis dengan merek Kanzler, yang merupakan sosis khas Jerman, hasil temuan Bambang Sutantio dan Hans Reusch.[2]
> Cimory kemudian menjadi induk usaha dari PT Macroprima Panganutama, PT Macrosentra Niagaboga yang menangani distribusi dan pemasaran dari Cimory Mountain Dairy, dan PT Java Egg Specialities (2006), yang merupakan perusahaan pertama di Indonesia yang memproduksi telur cair pasteurisasi. Cimory juga memiliki lokasi edukasi wisata di Jalan Raya Puncak KM 77 Cisarua.
Penghargaan
- EY Entrepreneurs of the Year 2019 Indonesia
Pranala luar
Referensi
- ↑ Aliefuddin Sayyaf, Muhammad (2022-08-19). "5 Fakta Hidup Konglomerat Bambang Sutantio, Pendiri Cimory yang Memiliki Kekayaaan Rp 24 Triliun!". Sonora. Diakses tanggal 2022-11-04.
- 1 2 Triyono, Agus (2022-06-12). "Bambang Sutantio Bermodal Rp 150 Juta Kini Berharta Rp 24 T". CNNIndonesia. Diakses tanggal 2022-11-04.
- ↑ "Prospektus IPO Cimory Mountain Dairy" (PDF). IDX. Diakses tanggal 2022-11-04.
- 1 2 3 Laras, Arlina (2022-10-31). "Kenalan dengan Bambang Sutantio, Pemilik Cimory Group, Mantan Sales Engineer". Bisnis. Diakses tanggal 2022-11-04.