
Balutan atau kompres[1] adalah sepotong bahan seperti bantalan yang ditempelkan pada luka untuk mendukung penyembuhan dan melindungi luka dari kerusakan lebih lanjut. Balutan dirancang untuk bersentuhan langsung dengan luka, berbeda dengan perban, yang paling sering digunakan untuk menahan balutan di tempatnya. Sebagian besar balutan modern bersifat steril.
Penggunaan medis

Suatu balutan memiliki sejumlah tujuan, bergantung pada jenis, keparahan, dan posisi luka, meskipun semua tujuan berfokus pada mendukung pemulihan dan melindungi luka dari kerusakan lebih lanjut. Tujuan utama dari balutan adalah:
- Menghentikan pendarahan, yaitu membantu menutup luka untuk mempercepat proses pembekuan darah;
- Perlindungan dari infeksi, untuk mempertahankan luka dari kuman dan kerusakan mekanis;
- Menyerap eksudat, yaitu menyerap darah, plasma, dan cairan lain yang keluar dari luka, menampungnya di satu tempat dan mencegah maserasi;
- Meredakan nyeri, baik melalui efek obat analgesik, kompresi, atau sekadar mencegah rasa sakit akibat trauma lebih lanjut;
- Melakukan debridemen luka, untuk mengangkat jaringan mati (slough) dan benda asing dari luka guna mempercepat penyembuhan;
- Mengurangi stres psikologis, yaitu menyembunyikan luka yang sedang sembuh dari pandangan pasien dan orang lain.
Pada akhirnya, tujuan balutan adalah untuk mendukung penyembuhan luka dengan menyediakan lingkungan yang steril, bersirkulasi udara, dan lembap yang memfasilitasi granulasi serta epitelisasi. Hal ini kemudian akan mengurangi risiko infeksi, membantu luka sembuh lebih cepat, dan mengurangi pembentukan bekas luka.[2]
Memasang atau mengganti balutan merupakan keterampilan pertolongan pertama, meskipun banyak orang melakukannya tanpa pelatihan, terutama pada luka ringan. Balutan modern hampir semuanya dikemas dalam pembungkus steril prabungkus yang diberi kode tanggal untuk menjamin sterilitasnya.
Secara historis, dalam keadaan darurat dan di banyak wilayah yang kurang berkembang, balutan sering kali diimprovisasi menggunakan bahan-bahan yang ada seperti pakaian atau kain sisa. Balutan darurat ini dapat menjalankan fungsi dasar seperti menghentikan pendarahan dan menyerap eksudat, meskipun balutan improvisasi tersebut sering kali perlu digunakan bersamaan dengan larutan antiseptik seperti povidon iodin untuk mengurangi kemungkinan terjadinya infeksi.
Referensi
- ↑ "First Aid Equipment, Supplies, Rescue, and Transportation". Hospital Corpsman. Naval Education and Training Command. 2003. hlm. 3–1.
- ↑ Eaglstein, William H. (2001-02-01). "Moist Wound Healing with Occlusive Dressings: A Clinical Focus". Dermatologic Surgery (dalam bahasa Inggris). 27 (2): 175–182. doi:10.1046/j.1524-4725.2001.00299.x. ISSN 1524-4725. PMID 11207694. S2CID 6036583.
Artikel bertopik kedokteran atau medis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |